Kurang 24 Jam, Resmob Bulukumba Ciduk Dua Pelaku Curanmor – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Kurang 24 Jam, Resmob Bulukumba Ciduk Dua Pelaku Curanmor

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Upaya jajaran kepolisian resort Bulukumba, melalui Resmob Polres Bulukumba, dalam mengungkap pelaku pencurian motor kembali membuahkan berhasil. Kurang dari 24 jam, polisi meringkus dua pelaku curnamor dilokasi yang berbeda.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, Iptu Deki Marizaldi menjelaskan, penangkapan pertama pihaknya dilakukan pada Senin 11 juni 2018 sekitar pukul 14.00 Wita. Pihaknya melakukan penangkapan terhadap, Arman (19) warga kelurahan Ela-ela, Bulukumba, karena diduga kuat menjadi pelaku pada kasus pencurian kendaraan dengan nomor lapaoran polisi LP / B / 123 / XI / 2017 / SEK BULUKUMPA tgl 20 NOVEMBER 2017, dengan TKP Jalan Kelapa keurahan Jawi-Jawi, Kecamatan Bulukumpa.

“Nama pemilik motor Anca (56 ) warga Jalan Pepaya, Kelurahan Tanete, Kecamatan Bulukumpa. Kita juga amankan satu unit sepeda motor yamaha mio j warna putih,”jelasnya.

Lanjut Deki, pada Selasa 12 Juni 2018 pukul 01.00 wita dini hari, pihaknya kembali mengamankan pelaku curanmor lainnya, adalah Adi (27) warga kampung beru kelurahan bonto atu kecamatan Bisappu, Kabupaten Bantaeng. Ia diamankan berdasarkan hasil olah TKP disejumlah lokasi pencurian, dimana dari informasi dan keterangan saksi menguatkan identitas pelaku

“Pelaku beraksi di jalan M nur baru kelurahan caile dan ponre poros bantaeng bulukumba. Kita juga amankan barang bukti satu unit sepeda motor yamaha mio j warna merah,”jelas Deki.

Terakhir, Deki menuturkan, dari hasil pemeriksaan sementara kedua tersangka mengakui perbuatannya. Selanjutnya pihaknya sedang mencari tahu ada atau tidaknya keterkaitan kedua curanmor, termasuk mengungkap dugaan adanya pelaku lainnya. Ia menambahkan, terungkapnya para pelaku coranmor tak terlelas dari sinergi seluruh anggota Polres Bulukumba dan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi. Ia meyakini diluar sana, masih banyak pelaku yang tengah berkeliaran, olehnya seluruh pihak diminta agar ikut memberikan informasi.

“Kemudian sesuai pedoman Perkap Nomor. 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian. Kedua pelaku kita hadiahi timah panas di kakinya karena mencoba melarikan diri,”pungkasnya. (Fajar).

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!