Parah, Gas Elpiji 3 Kg Tembus  Rp 40 Ribu – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Parah, Gas Elpiji 3 Kg Tembus  Rp 40 Ribu

* Pertamina dan Pemkab Gelar Operasi Pasar
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Lima hari pasca hari raya Idul Fitri 1439 H/2018 M, harga gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Bulukumba kian meroket. Bahkan di Desa Kalimporo, Kecamatan Kajang, gas bersubsidi ini dibanderol hingga Rp 40 ribu di tingkat pengecer.
Salah seorang warga Kalimporo, Irwa mengaku baru-baru ini membeli gas elpiji 3 Kg seharga Rp 40 ribu. Meski harganya naik hampir tiga kali lipat dari harga normal, dia terpaksa membeli karena tidak ada pilihan lain.
“Bervariasi harganya, terakhir saya membeli hargaya Rp 40 ribu. Katanya ada pasar murah di Lapangan Kalimporo, tapi jumlahnya tidak banyak, harusnya ditambah lagi,” keluhnya saat dihubungi, Rabu 20 Juni 2018.
Sales Eksekutif PT Pertamina LPG II Makassar, Kibar Adhiharsa Kusumah yang dikonfirmasi mengatakan, terjadinya variasi harga gas elpiji bukan karena kelangkaan. Pasalnya, Pertamina telah menambah stok gas elpiji di 13 kabupaten/kota di Sulsel termasuk Bulukumba guna mengantisipasi meningkatnya konsumsi gas elpiji sebelum dan pasca hari raya Idul Fitri.
Menurutnya kondisi tersebut lebih disebabkan tingginya permintaan konsumen yang cukup signifikan karena rush buying, dalam sekali beli jumlahnya di atas normal. “Misal hari biasa hanya 1-2 tabung, H- dan H+ Lebaran ini meningkat jadi 2-4 tabung,” teranngya.
Menyikapi persoalan tersebut, Kibar mengaku telah berkoordinasi dengan agen dan pemerintah daerah untuk menambah stok gas elpiji 3 Kg khususnya di Bulukumba. Pemkab diminta melakukan operasi pasar murah mulai Selasa 20 Juni hingga Sabtu 23 Juni 2018.
Menurutnya, selama Ramadan hingga Idul Fitri, total konsumsi gas elpiji 3 Kg di 13 kabupaten/kota meningkat tujuh persen di atas konsumsi normal atau sebesar 9.394 metrik ton.
“Dalam pelaksanaan operasi pasar, Pertamina bekerja sama dengan Hiswana dan pemda setempat, yang dilaksanakan pada 19 Juni hingga 23 Juni 2018 di sekitar 225 titik yang tersebar di 13 kabupaten tersebut, termasuk di Bulukumba penambahan stok 11.200 tabung,”jelasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bulukumba, Andi Cawa Miri memebenarkan adanya variasi harga tabung elpiji. Pihaknya sedang melakukan operasi pasar  di seluruh wilayah kecamatan dengan menyiapkan 500 tabung gas demgan harga Rp 15.500.
“Yang memgakibatkan karena banyaknya kebutuhan, sedang kuota yang diberikan tetap sama pada posisi nomal oleh Pertamina,” singkatnya. (*)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!