Anggota Dewan Gowa Tes Kesehatan Untuk Bisa Ikut Mencaleg Kembali – Radar Selatan

Radar Selatan

Gowa

Anggota Dewan Gowa Tes Kesehatan Untuk Bisa Ikut Mencaleg Kembali

Suasana pemeriksaan kesehatan yang diikuti oleh anggota dewan kabupaten Gowa.

GOWA, RADAR SELATAN.CO.ID –Anggota Dewan Kabupaten Gowa mmelakukan pemeriksaan kesehatan atau general check up di Kantor DPRD Gowa, Senin (2/7). Menurut salah satu anggota, pemeriksaan ini sebagai syarat untuk bisa kembali mencaleg.

Pemeriksaan kesehatan yang diikuti beberapa anggota dewan ini dilakukan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa.

Muhammad Andi Ishak, salah satu anggota dewan kabupaten Gowa yang dimintai tanggapannya terkait pemeriksaan kesehatan ini mengatakan, bahwa pemeriksaan ini dilakukan sebagai salah satu syarat untuk bisa ikut kembali mencaleg.

“Untuk macaleg lagi. Jadi harus periksa kesehatan,” katanya.

Para anggota dewan ini selanjutnya mengikuti tes kejiwaan dan tes narkoba selain pengambilan darah atau berbadan sehat. Para wakil rakyat ini juga terlihat sibuk mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari pihak kepolisian.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan anggota dewan ini diakui oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Gowa, Muhtar Muis sebagai salah satu syarat untuk bisa ikut mencaleg.

“Iya ada persyaratan berkas keterangan dari instansi terkait,” katanya saat dikonfrimasi melalui WhatAspp, Senin (2/7).

Sementara itu mulai 1 Juli, pengumuman pendaftaran untuk Pilcaleg DPR dan DPRD, sementara pembukaannya mulai 4-18 Juli.

Pengumuman dan pendaftaran ini kata Muhtar Muis sudah diumum di Web KPU dan beberepa media cetak.

“Iye sudah diumumkan di web dan media cetak,” katanya lagi.

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti usia harus lebih dari 21 tahun, sudah tidak aktif sebagai PNS, tidak memakai narkotika serta lain-lain.

Selain itu ada kuota khusus untuk caleg perempuan yang harus dipenuhi oleh partai politik yang mengikuti pemilu pada tahun 2019 nanti.

Ditanya soal berapa kuota caleg untuk perempuan nantinya, Muhtar Muis menambahkan kuota khusus untuk caleg perempuan ini minimal 30 persen perdapil.

“Iya minimal 30 persen perdapil,” tambahnya.

Selain itu parpol juga harus terlebih dahulu mengimput data pengajuan bakal calon dan data calon ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon) sebelum melakukan pendaftaran Caleg.

Kemudian sesuai PKPU 20 tahun 2018 tentang pencalonan, Parpol mesti menginput dulu ke Silon (sistem informasi pencalonan) data pengajuan bakal calon dan data calon serta menggunggah dokumen calon sebelum melakukan pendaftaran ke KPU. (*) Hendra.

 

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!