Tragedi KM Lestari Baru, Warga Asal Takalar ini, Berharap Cucunya Segara Ditemukan – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Tragedi KM Lestari Baru, Warga Asal Takalar ini, Berharap Cucunya Segara Ditemukan

Haerani (Kanan) dan Suriati (Kiri) saat memperlihatkan foto kedua cucunya, Haedir dan Aditya. Saat ini Aditya sendiri belum ditemukan.

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Karamnya KM Lestari Maju di perairan Selayar, Rabu 3 Juli 2018 kemarin. Masih menyisahkan duka mendalam bagi sejumlah pihak keluarga penumpang.

Salah satunya datang dari Suriati, warga Dusun Rita, Desa Bonto Kanan, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, tak bisa menyembunyikan kesedihannya, Saat ditemui Radar Selatan, Kamis 4 Juli 2018, di Pelabuhan Bira, ia mengaku kehilangan tiga sanak keluarganya yang menjadi korban tengelamnya KM Lestari Maju. Ketiganya masing-masing Ningsi (25) yang merupakan anak angkatnya, dan duanya lagi merupakan cucunya, Angelina (8) dan Haedir (2).

“Ada enam orang keluarga saya yang ke Selayar. Tiga ditemukan meninggal dunia. Dan satunya lagi Aditya (11 bulan) cucuku belum ditemukan. Jadi Ningsi ini anak angkat saya, yang sudah seperti anak sendiri karena dari kecil saya rawat. Dia ke selayar bersama tiga anaknya,”jelasnya.

Sedang dua kerabatnya lagi, bernama Jumriati dan Adrian, ditemukan selamat dan saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Selayar. Ia bercerita, tak ada tanda-tanda jika anak angkatnya tersebut bersama dua cucunya pergi untuk selamanya. Lanjut Suriati, Ningsi berpamitan kepadanya pada senin malam untuk ke Selayar menemui suaminya yang memang bekerja di Selayar sebagai supir.

“Jadi Ningsi ini ada tiga anaknya. Dua meninggal satunya lagu cucuku Aditya berumur 11 Bulan belum ditemukan sampai sekarang, saya dengar ada yang temukan warga dalam keadaan selamat semoga tidak terjadi apa-apa dengan si cucuku (Adity),”harapnya.

Sementara itu, Haerani mertua Ningsi menambahkan, pihaknya belum berpikir akan menuntut ganti rugi kepada penyedia jasa angkutan KM Lestari Maju. Pihaknya mengaku hanya berharap seluruh anggota keluarganya baik yang selamat dan yang meninggal segera ditemukan dan di pulangkan.

“Aditya cucuku ini dikabarkan katanya ada yang temukan. Saya berharap bagi yang menemukan tolong dilaporkan ke kami. Karena kami yakin dia masih hidup,”katanya.Kamis 4 Juli 2018.

Haerani mengaku, kepergiaan menantu dan dua cucunya adalah ujian dan kenyataan yang harus diterima dengan lapang dada.

“Intinya saya berharap baik yang selamat dan yang meninggal untuk dipulangkan segera. Dan yang belum ditemukan semoga secepatnya di dapat,”ujarnya.

Ditanya soal kepribadian Ningsi semasa hidupnya, ia mengaku alamarhum adalah sosok ibu yang sayang kepada anak dan keluarganya. Tak hanya itu Ningsi dinilai mudah bergaul dan memiliki kepribadian yang baik kepada keluarga dan tetangganya.

“Memang ada pirasat sebelum mereka pamitan tapi itu biasa saja. Karena memang dia selalu ke Selayar, karena suaminya yang merupakan anak saya kerja di sana. Yah hati saya kaya hampa saja, kenapa saat mereka pamitan, saya ini hidup tapi kaya kosong perasaanku,”cerita aerani sambil mengekuarkan air mata saat mengenang menanantu dan cucunya. (fajar).

 

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!