Lima Calon Jamaah Haji Meninggal Dunia – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Lima Calon Jamaah Haji Meninggal Dunia

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bulukumba mencatat ada lima calon jamaah haji (JCH) Bulukumba meninggal dunia. Namun sesuai aturan baru, jamaah haji yang meninggal dunia tetap masuk kuota pemberangkatan namun diisi oleh ahli waris.

Kepala Seksi Haji dan Umroh Kemenag Bulukumba, H. Andi Mapparola mengatakan, dua orang diantaranya meninggal dunia setelah melakukan pelunasan yakni Aminah berasal dari Desa Baji Minasa, Kecamatan Rilau Ale dan Kamanni dari Desa Barugae, Kecamatan Bulukumpa. Kedua ahli waris tersebut dijadwalkan berangkat tahun ini.

“Berdasarkan aturan baru Kemenag, calon jamaah haji yang meninggal bisa diganti oleh ahli warisnya, seperti anak, suami, istri atau menantu. InsyaAllah tahun ini kedua ahli warisnya diberangkatkan ke Tanah Suci,” kata Andi Mapparola, Selasa, 18 Juli 2018.

Sedangkan tiga jamaah lainnya yang juga meninggal, kata Andi Mapparola, terpaksa harus menunggu hingga tahun depan karena belum melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

“Tapi tahun depan InsyaAllah kita berangkatkan ketiga ahli warisnya,” katanya.

Saat ini, kata Andi Mapparola, dua ahli waris telah memasuki proses peralihan atau pelimpahan nomor porsi dari jamaah yang meninggal ke ahli waris. Prosesnya mulai dari kabupaten ke kanwil dan terakhir pelimpahan porsinya harus di pusat.

“Tanggal 12 kemarin kami mengantar ke pusat untuk pelimpahan porsi setelah itu pulang lagi ke Bulukumba untuk pelimpahan bukti pelunasan dari bank, kemudian nomor porsi pelunasaanya dikirim lagi ke pusat untuk mendapatkan visa menggantikan yang jamaah yang meninggal,” jelas Andi Mapparola.

Dari data yang diperoleh, alhmarhuma Aminah mewariskan ke suaminya yakni Mustafa sedangkan Kamanni mewariskan ke  menantunya yakni Nurkaya.

“Sementara ini menunggu untuk mendapatkan visa. Harapan kami keduanya diberangkatkan dalam satu kloter karena yang dua orang ini sudah berjalan visanya di Jakarta,” harapnya.

Sedangkan tiga lainnya yang meninggal sebelum pelunasan, yakni Abdul Hafid, Ambo Rappe dan Kade. “Nanti juga prosesnya sama yakni kami antar ke pusat ketiga ahli waris untuk pelimpahan porsi di pusat agar bisa berangkat tahun berikutnya,” jelas Andi Mapparola. (*)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!