Rapat di Hotel Mewah, Pemkab  Bulukumba Disorot – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Rapat di Hotel Mewah, Pemkab  Bulukumba Disorot

DOK.FACEBOOK Screenshoot yang diunggah oleh akun facebook @Bulukumba Bumi Panritalopi yang menyoroti yang menyoroti rapat Pemkab Bulukumba yang digelar di Makassar.

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Di tengah krisis anggaran yang melanda Kabupaten Bulukumba, kritikan pun mulai bermunculan. Terlebih saat pemkab menggelar rapat evaluasi realisasi penyaluran DAK (Dana Alokasi Khusus) di salah satu hotel mewah di Kota Makassar.

 

Sorotan mencuat setelah foto surat undangan rapat yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, Andi Bau Amal diunggah ke media sosial facebook melalui akun @Bulukumba Bumi Panritlopi. Dalam surat tersebut, rapat evaluasi realisasi penyaluran DAK tahun 2018 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 18-20 Juli 2018, di Hotel Gammara Kota Makassar.

“Ada apa dan apa yang terjadi di Bulukumba? Katanya Keuangan Bulukumba defisit Rp 42 Miliar sehingga gaji 13 tertunda dan rekanan belum terbayarkan setelah tugas selesai, tetapi kok hari ini samai Juma’at mendatang pemerintah Bulukumba malah melakukan kegiatan dengan sangat istimewa yang seharusnya bisa dilakukan dibulukumba tapi malah membuang anggaran dengan melaksanakan kegiatan di Hotel mewah ibukota. Apakah defisit anggaran dibuang-buang ataukah…!!!???,” tulis pemilik akun dalam unggahannya tertanggal 18 Juli 2018 pukul 20.14.

Berbagai tanggapan pun muncul dari warganet. Salah satunya pemilik akun @Andi Nur yang menulis pada kolom komentar, “Jngan maki Heran Biasa ji, Inikn Indonesia,”. Kemudian akun lainnya, @Ajie Wady menulis, “Defisit terus mau dibilang KEREN??? Cpek dech…,”.

Sementara pemilik akun @Bro Rahmat Shalahuddin menulis, “Program kerja yg tdk produktif. Inputx bagus taip outputx yg nihil. Teorix jelas tpi hasilx Nol besar… Qta hanya berkutik pada kegiatan dan rogram kerja yg itu” sja.,”.

Sekdakab Bulukumba, Andi Bau Amal yang dikonfrimasi melalui WhatsApp-nya tidak menjawab, begitupun Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto.

Sementra Kasubag Pemberitaan dan Kerja Sama Pers Setdakab Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad menjelaskan, pemilihan lokasi rapat di Makasar atas pertimbagan efektifitas. Terlebih dalam agenda rapat juga melibatkan pemerintah provinsi.

“Pertimbangannya itu, agar rapat lebih fokus dan memudahkan koordinasi dengan pemerintah provinsi,” singkatnya dihubungi malam tadi.(faj/man/b)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!