Jalin Keakrabatan, Bupati Gowa dan Kapolres Gowa Ngopi Bersama Awak Media – Radar Selatan

Radar Selatan

Gowa

Jalin Keakrabatan, Bupati Gowa dan Kapolres Gowa Ngopi Bersama Awak Media

Suasana ngopi bareng antara Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga dengan Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan bersama sejumlah awak media.

GOWA, RADAR SELATAN.CO.ID –Suasana kearaban antara Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga dengan Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan bersama sejumlah awak media terlihat jelas usai nonton bareng Film “22 Menit” di Lantai satu Mall Trans Studio Makassar, Jl. Metro Tanjung Bunga, Sabtu (21/7).

Diakhir kegiatan Nonton Bareng Film “22 Menit” Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga didampingi Waka Polres Gowa bersama Para Kabag, Kapolsek dan Awak Media duduk santai sembari Ngopi Bareng.

Suasana santai dan penuh canda tawa dengan Awak Media serta diselingi ngobrol sembari menikmati Secangkir Kopi menyemarakkan rasa Kekeluargaan antara Personil dan Awak Media.

Adapun pembicaraan hangat Kapolres dan Awak Media dalam Ngopi Bareng adalah alur cerita Film dimana Aksi berani dan penuh perhitungan yang dilakukan Personil Polri saat menumpas Aksi Teroris dalam waktu 22 Menit menjadi bahan ngobrol santai sekaligus menakjubkan hingga membuat para penonton ikut terharu.

“Satu pelajaran yang dapat kita petik dalam Film tadi adalah bagaimana upaya yang dilakukan Personil Polri dalam menangani Aksi Teror. Hal lain yang dapat kita petik adalah tindakan seorang Polisi Lalu Lintas dalam menindak Jenderal Bintang Empat karena melakukan pelanggaran adalah hal yang patut kita pedomani sebagai seorang Polisi” ungkap Kapolres Gowa.

Sementara itu, Bupati Gowa Adnan Purichta bersama keluarganya yang turut menghabiskan akhir pekannya di Trans Studio Makassar, berpapasan dengan rombongan Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga beserta jajarannya usai nonton bareng di film 22 Menit

Adnan rencananya juga akan nonton. Sebelum nonton, orang nomor satu di Gowa ini memilih ngopi bareng bersama rombongan Polres Gowa juga media yang diundang nobar.

Pembahasan masih seputar film 22 menit. Adnan juga sempat menyinggung jika saat pembuatan film itu, Jl. HM. Thamrin harus ditutup sehingga membuat macet. (*) Hendra.

 

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!