THR ‘Dalang’ Keterlambatan Gaji Ke-13 – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

THR ‘Dalang’ Keterlambatan Gaji Ke-13

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto akhirnya membeberkan penyebab keterlambatan pembayaran gaji ke-13 bagi ASN. Menurutnya membengkaknya alokasi dana Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi penyebabnya.

Tomy menjelaskan, pembayaran dan alokasi gaji ke-13 memang memiliki pos anggaran tersendiri yang wajib dibayarkan setiap tahun kepada ASN. Hanya dengan adanya PMK No. 54/PMK.04/2018 tentang Juknis Pembayaran THR, termasuk pensiunan cukup menguras kas daerah.

“Seperti kita tahu baru beberapa waktu lalu THR dibayarkan oleh pemda. Tentu pemda harus menyeimbangkan kas terlebih dahulu sebelum melakukan pembayaran gaji 13,” jelasnya, Minggu 22 Juli 2018. kemarin.

Untuk kesekian kalinya, Tomy berharap seluruh ASN di Lingkup Pemkab Bulukumba lebih bersabar menunggu pembayaran insentifnya. Pemkab saat ini juga tengah berkoordinasi dengan pihak terkait dan menyusun langkah efektif dalam memformulasi anggaran.

“Mohon bersabar. pasti akan dibayarkan. Saat ini kita sedang menyeimbangkan anggaran daerah dulu,” pangkasnya.

Terpisah, Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki, justru menuding keterlambatan gaji ke-13 menunjukkan ketidakpahaman dan ketidakelitian TAPD (Tim Penyusun Anggaran Daerah) melakukan perencanaan. Hal ini terbukti dengan membengkaknya defisit anggaran daeri Rp 8 miliar menjadi Rp 40 miliar lebih.

“Faktor lainnya PAD (Pendapatan Asli Daerah) tidak tercapai. Terbukti juga sekarang baru 20 persen sementara sudah bulan 7 mi (Juli). Mestinya sudah harus mencapai 40 sampai 55 persen mi PAD harus dicapai,” ketusnya.

Berdasar pada PMK No. 54/PMK.04/2018, lanjut Hamzah, gaji ke-13 harusnya sudah dibayar pada 15 Juli lalu. Namun sekrang ini sudah memasuki pekan keempat bulan Juli, belum ada kepastian pembayaran.

“Tidak ada alasan tidak segera membayarkan gaji ke-13. Itu kan untuk pesiapan tahun ajaran baru, sekarang sudah sekolah mi anak-anak, tapi belum ada kejalasan,” tegasnya.

Seperti diketahui, Juni 2018 lalu, Pemkab Bulukumba telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 27.028.000.000 untuk pembayaran THR bagi 6.371 ASN dan pensiunan. Sementara untuk gaji ke-13, pemkab harus kembali menyiapkan anggaran sebesar Rp 28 miliar.

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto sebelumnya mengaku pemkab tengah menunggu pencairan dari Dana Alokasi Umum (DAU) dari Kementrian Keuangan yang berikutnya.

“Kita saat ini masih menunggu pencairan dana DAU (Dana Alokasi Umum) dari pemerintah pusat. Kas kita tidak memadai untuk membayarkan gaji 13 yang besarnya Rp 28 miliar. Kami berharap sahabat ASN sedikit bersabar karena ini persoalan waktu saja,” terangnya, Jumat pekan lalu. (*).

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!