Menunggu Tersangka Penjualan Tahura  – Radar Selatan

Radar Selatan

Gowa

Menunggu Tersangka Penjualan Tahura 

Ilustrasi int
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Kasus dugaan penjualan lahan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba, belum juga tuntas. Kejaksaan Negeri Bulukumba (Kejari) Bulukumba yang menangani kasus ini belum juga menetapkan satu pun tersangka.
Kepala Kejari Bulukumba, M Ihsan yang dikonfirmasi menjelaskan, penyidik telah mengantongi beberapa nama calon tersangka dalam kasus tersebut. Hanya saja pihaknya masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
“Harus ekspose kasus dulu di BPKP maupun di Kejati. Kasusnya sudah naik penyidikan, artinya calon tersangka kita sudah kantongi. Hanya saja ini kasus korupsi, maka harus dikuatkan dengan adanya kerugian negara dan auditornya adalah BPKP,” terang Ihsan belum lama ini.
Meski enggan menyebutkan siapa oknum calon tersangka yang dimaksud, namun Ihsan membeberkan, tersangka terdiri dari masyarakat umum, pihak swasta, dan oknum aparatur pemerintah. Keyakinan tersebut berdasarkan alat bukti yang menjurus pada perbuatan melawan hukum.
“Nama tersangkanya masih kita rahasiakan karena masih ada beberapa dokumen yang harus diperlihatkan oleh penyidik untuk meyakinkan auditor BPKP adanya indikasi kerugian begara,” tambahnya.
Kasi Pidana Khusus Kejari Bulukumba, Femi I Nasution menambahkan, dalam kasus ini penyidik telah melakukan satu eskpose kasus di Kejati dan BPKP di Makassar. Rencananya, ekspose kasus akan dilakukan dua kali untuk selanjutnya dilakukan pemberkasan perkara.
“Kita berharap secepatnya semoga bisa tahun ini berkasnya kita rampungkan. Ini sudah ekskpose beberapa minggu lalu, rencana kita akan lakukan dua kali ekspose. Selanjutnya mungkin Agustus nanti, tergantung permintaan BPKP,” paparnya. (faj/man/b)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!