Bupati Minta Presiden Angkat Honorer Jadi CASN dan Pembangunan Bandara – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Bupati Minta Presiden Angkat Honorer Jadi CASN dan Pembangunan Bandara

Bupati Bulukumba, AM Sukri A Sappewali salam komando dengan Presiden RI, Joko Widodo

BOGOR, RADAR SELATAN.CO.ID – Bupati Bulukumba, A.M. Sukri A. Sappewali bersama d 30 Bupati se-Indonesia menghadiri undangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor, Selasa 31 Juli 2018.

 

Dalam acara tersebut, Presiden Jokowi meminta kepada para Bupati untuk meningkatkan kinerja dalam menghadapi situasi persaingan ekonomi Barat- Timur yang mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar menjadi salah satu dampak yang menjadi penekanan Presiden Jokowi.

 

 

Presiden Jokowi juga menghimbau agar para Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) bisa bersinergi dalam membangun daerahnya bukan bersaing untuk menggunakan uang negara yang bukan peruntukannya.

 

 

“Para Bupati dan Wabup agar bersinergi dalam membangun daerahnya bukan bersaing, maraknya Bupati yang kena OTT oleh KPK agar betul-betul para Bupati jangan main-main dengan uang negara,” imbau Jokowi.

 

 

Sementara itu, Bupati Bulukumba, A.M. Sukri A. Sappewali memanfaatkan kesempatan dalam kegiatan ini untuk meminta Presiden Jokowi agar memprioritaskan tenaga honorer K2 dalam penerimaan pegawai serta mengusulkan percepatan pembangunan bandara di Kabupaten Bulukumba guna percepatan pertumbuhan pariwisata agar berdampak pada peningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat Bulukumba.

 

 

“Dalam tanya jawab tadi, selain masalah percepatan pembangunan bandara, saya meminta kepada pak Presiden untuk segera mengakomodir para honorer kita yang sudah mengabdi puluhan tahun lamanya, untuk segera diangkat menjadi PNS,” ujar Andi Sukri.

 

 

Lanjutnya, Bupati 2 periode tersebut mengungkapkan jika Presiden Jokowi akan segera membicarakannya dengan Menpan RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) dan mengkhususkan para honorer yang berusia 35 tahun keatas untuk tetap diberi peluang.

 

“Dan Pak Presiden sudah memberi jawaban langsung, katanya nanti akan segera dibicarakan dengan Menpan RB dan honorer yang berusia 35 tahun keatas akan tetap diberi peluang khusus, kita tunggu saja kabarnya, semoga kabar baik,” pungkasnya.

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!