Ditanya Soal Pemberhentian Karyawannya, BM Kredit Plus Hemat Bicara – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Ditanya Soal Pemberhentian Karyawannya, BM Kredit Plus Hemat Bicara

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Branch Manager (BM), Kredit Plus, Ahlidin, tak banyak bicara saat dikonfirmasi terkait, pemberhentian karyawannya, Herman Duppa, secara tiba-tiba.

Herman Duppa, saat berkunjung ke Redaksi Radar Selatan, Rabu 1 Agustus 2018, sore tadi menceritakan pemberhentian yang secara tiba-tiba, dinilai mengkebiri hak nya sebagai karyawan yang telah bekerja cukup lama di perusahaan pembiayaan tersebut. Apalagi, pesangon yang akan diterima hanya dikisaran Rp6 juta dinilai tidak sesuai dengan lama pengabdian dan gaji pokok yang selama ini ia terima.

“Saya sudah hampir enam tahun dan berstatus pegawai organik. Gaji pokok saya Rp2,6 juta. Aturannya kalau soal pesangon kan gaji pokok dikalikan dengan lamanya menjadi karyawan,”jelasnya.

Meksi begitu, Herman mengaku tak begitu mempersoalkan jika dirinya harus diberhentikan. Pasalnya aturan perusahaan, yang mengsyaratkan karyawan harus lulus sertifikasi.

“Kalau itu saya terima. Tapi saya ini sudah tiga kali ikut dan tidak lulus. Kenapa tidak sejak itu tahun 2017  saya diberhentikan, kenapa baru sekarang, inikan seperti tenaga saya dimanfaatkan,”katanya.

Ia pun mengaku tidak terima, dipertahankannya ia lantaran alasan kebijakan meski tak lulus sertifikasi. Pasalnya, capaian dirinya sebagai kolektor pada bulan Juli 2018 mencapai target.

“Lalu tiba-tiba dipecat, justru ini yang harus dibijaki. Saya juga menduga ada unsur permainan saat menandatangani surat perjanjian bersama. Saat saya tandatangan itu tidak bermateri tiba-tiba saya minta aslinya itu sudah di tempel materai dan tanda tangan saya dipalsukan,”jelasnya.

Branch Manager (BM), Kredit Plus, Ahlidin, yang dimintai tanggapan tak banyak bicara. “Sudah saya jelaskan sama dia (Herman),”jawabnya melalui pesan Whastapp.

 

 

Begitu juga soal ditanya soal regulasi pembayaran pesangon. Iapun enggan berkomentar banyak. “Saya hanya jalankan ketentuan dari kantor pusat,”tambahnya.(fajar).

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!