Oknum Polisi Narkoba Bakal Bebas Pidana – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Oknum Polisi Narkoba Bakal Bebas Pidana

oknum polisi yang terlibat penyelahgunaan narkoba, Bripka Ik dan Bripka As
REPORTER: RAKHMAT FAJAR
EDITOR: SUPARMAN
BULUKUMBA, RADAR SELATAN .CO.ID — Proses hukum terhadap dua oknum polisi yang terlibat penyelahgunaan narkoba, Bripka Ik dan Bripka As menemui kendala. Keduanya bakal bebas dari jerat hukum pidana karena kurangnya alat bukti.
Kasat Reserse Narkoba Polres Bulukumba, AKP Aris Sumarsono, yang dikonfirmasi mengatakan, penyidik tidak dapat menjerat keduanya secara pidana. Pasalnya saat diamankan hingga saat ini  tidak ditemukan barang bukti khususnya narkoba sehingga lemah untuk ditindaklanjuti.
“Belum cukup bukti pidananya, kita sudah gelarkan (perkara). Jadi proses disiplinnya yang jalan sekarang, kita masih menunggu petunjuk jaksa,” ungkpanya dihubungi, kemarin.
Meski hasil tes urine keduanya positif narkoba, lanjut Aris, namun tidak cukup kuat untuk melanjutkan perkaranya ke pengadilan. “Tidak bisa, makanya diproses disiplinnya saja dulu. Kalau memang ada alat bukti baru atau petunjuk yang bisa dijadikan alat bukti baru nanti bisa dilanjutkan,” paparnya.
Sementara itu, Kapolres Bulukumba, AKBP M Anggi Nualifar Siregar menambahkan, kecil kemungkinan kedua oknum polisi tersebut dijerat dengan hukum pidana karena minimnya alat bukti. Diakui dalam kasus keduanya, penyidik hanya menjerat pasal pengguna
“Pidananya tipis, hukumannya hanya rehabilitasi. Tapi ini belum final, proses kita masih lanjutkan,” jelasnya.
Namun yang pasti, mantan Kapolres Sidrap ini, sanksi disiplin tetap akan dijatuhkan kepada kedua oknum polisi tersebut. Bisa dijatuhi hukuman penundaan pangkat, kenaikan gaji berkala, dan kurungan badan.
Ditanya soal mekanisme rehabilitasi pengguna narkoba, Anggi mengaku masih menunggu perkembangan penyidikan kasus tersebut. “Sebisa mungkin saya proses. Jadi oknum (Bripka Ik dan Bripka As) ngaku kalau nyabu untuk senang-senang dan sudah nyandu. Intinya kita proses, di propam masih berjalan untuk menentukan pelanggarann disipilnya apa,” pangkasnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondany mengaku kasus penyalahgunaan narkoba kedua oknum polisi tersebut menjadi perhatian serius pihaknya. Bahkan tim khusus telah diturunkan untuk membantu penanganan kasus di Polres Bulukumba.
“Kita akan koordinasikan dengan pimpinan bagaimana petunjuk selanjutnya,” terangnya dihubungi melalui telepon, Minggu 29 Juli lalu.
Dicky juga mengaskan, Polda Sulsel khususnya tidak akan memberikan perlakuan khusus terhadap kedua oknum polisi tersebut. Menurutnya, semua warga negara termasuk anggota polisi sama dimata hukum, tidak ada perlakuan khusus.
“Yah pidana dan disiplin, jadi mereka (oknum polisi) dapat double sanksi. Kita tidak akan lindungi, justru ini memalukan. Di tengah kita berjuang dan bekerja keras melakukan pemberantasan (narkoba) diciderai dengan ulah oknum (polisi) ini,” tegasnya.
“Kan asumsi, meksi anggota jika salah, yah ditindak dengan hukum dan aturan yang berlaku. Apalagi kan pak kapolda sudah jelas sikapnya bagi oknum yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Jadi percayakan ke kami. Kan mereka sudah diamankan,” imbuhnya.
Seperti diketahui, Bripka Ik yang bertugas di Satuan Reserse Narkoba Polres Bulukumba ditangkap di kediaman pribadinya di Dusun Barabba, Desa Bialo, Kecamatan Gantarang, Bulukumba. Sementara Bripka As ditangkap saat mengendarai mobil di daerah Desa Bontomanai, Kecamatan Rilau Ale, Bulukumba.
Penengkapan keduanya berdasarkan hasil pengembangan dari pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba sebelumnya. Tersangka MA yang merupakan bandar narkoba jenis sabu mengaku kedua oknum polisi tersebut juga pernah membeli barang haram dari dirinya.
Hingga saat ini, Bripka Ik dan Bripka As masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bulukumba. Tes urine keduanya pun dinyatakan positif mengandung narkoba jenis sabu. Kini masyarakat menanti proses hukum kedua oknum aparat penegak hukum ini. (*)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!