Putri Asli Herlang Maju Tarung Di Pileg DPRD Provinsi – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Putri Asli Herlang Maju Tarung Di Pileg DPRD Provinsi

A Bau Tenriabeng, Bacaleg Partai Demokrat daerah Pemilihan Bulukumba-Sinjai

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Momentum Pemilihan Legisaltif (Pileg) 2019 mendatang, dimaksimalkan sejumlah pihak yang memiliki niatan duduk sebagai wakil rakyat di DPRD. Tak terkecuali, Andi Bau Tenriabeng, perempuan asli kelahiran Kecamatan Herlang ini, menyatakan siap maju tarung di level Provinsi.

Kepada Radar Selatan, A Bau sapaan akrabnya, menjelaskan, keiginannya untuk maju di Pileg 2019 mendatang, setelah hasil perenungan yang panjang serta masukan dari sejumlah pihak yang mengiginkan dirinya maju mewakili masyarakat Bulukumba dan Sinjai di level DPRd Provinsi Sulsel. Selain itu, belum maksimalnya pemihakan program keperempuanan juga menjadi salah satu alasan dirinya memantapkan maju di Pileg.

“Kebetulan saya pengurus DPD Demokrat provinsi sul-sel jadi level kepengurusan sebaiknya memang di provinsi. Seluruh jaringan keluarga besar dan kerabat yang ada di Bulukumba dan sinjai memberikan dukungan penuh untuk menuju parlemen 2019,”jelasnya. Kamis 16 Agustus 2018.

Terdaftar sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) nomor urut tiga di partai besutan SBY itu, A Bau optimis mampu meraih suara maksimal, meski akan berkompetisi dengan sejumlah figur berpengaruh dan telah memiliki nama di masyarakat. Bahkan ia mengaku, khusus untuk di partai Demokrat, peluang untuk bisa duduk lebih terbuka, lantaran tak lagi diisi oleh incumbent, dimana Irwan Patawari yang sebelumnya tercatat sebagai anggota DPRD Provinsi partai Demokrat daerah pemilihan Bulukumba-Sinjai, akan maju tarung di level DPR Pusat.

“Optimis saja, semua harus dibangun dengan niat yang tulus dan semangat yang besar. Peta politik itu dinamis, yah pintar-pintarnya kita bagaimana meyakinkan pemilih dengan program dan komitmen yang kita bangun,”paparnya.

Maju di Pileg, A Bau mengaku akan fokus pada perjuangan peningkatan taraf ekonomi masyarakat berbasis usaha rumah tangga atau home industri, melalui pembentukan dan memberdayakan kelompok usaha mikro berbasis kearifan lokal, yang terdiri dari beberapa jenis usaha yang layak dikembangkan. Selain itu, yang tak kalah pentingnya adalah melakukan sinkronisasi program-program pemerintah tentang pengembangan dan pemberdayaan usaha mikro, baik tingkat nasional, propinsi dan kabupaten.

“Melakukan pelatihan tentang peningkatan kualitas produk serta pekingan, Pendampingan Manajemen Usaha dan modal usaha, Mensuvervisi Marketing Produk. Menerapkan penggunaan teknologi tepat guna untuk kualitas dan kuantitas produksi, ini semua yang akan jadi fokus perjuangan saya jika di berikan amanah,”pungkasnya. (Fajar).

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!