PDAM Upayakan Suplai Air Bersih Bagi Pelanggan – Radar Selatan

Radar Selatan

Gowa

PDAM Upayakan Suplai Air Bersih Bagi Pelanggan

Dirut PDAM Tirta Jenneberang Gowa, H Hasanuddin Kamal.

GOWA, RADAR SELATAN.CO.ID –Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang, kabupaten Gowa tetap berupaya untuk menyuplai kebutuhan air bersih bagi para pelanggan.

 

Upaya ini dilakukan sehubungan dengan bocornya Bendungan Karet yang ada di kecematan Pallangga dan menyebabkan adanya beberapa keluhan dari pelanggan PDAM.

Direktur Utama PDAM Tirta Jeneberang, H Hasanuddin Kamal menjelaskan, bahwa pihaknya tetap berupaya untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan PDAM dengan memberikan suplai air bersih kerumah-rumah pelanggan.

“Akibat kerusakan Bendungan Karet ini, kita memberikan suplai air bersih langsung kerumah warga dengan menggunakan mobil tangki. Jadi jika ada pelanggan yang belum mendapatkan suplai air bersih boleh langsung menghubungi pihak PDAM, dan langsung kita layani,” jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (15/8) kemarin.

Sebelumnya, beberapa warga kompleks perumahan Bukit Majannang Residence, Desa Bontoala Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa yang merupakan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang mengeluhkan tidak mengalirnya air bersih di rumah mereka.

Mahaba, salah seorang warga mengaku suplai air bersih sudah tiga bulan tidak mengalir dirumahnya. Akibatnya, banyak warga terpaksa menumpang mengambil air dari sumur warga sekitar di luar kompleks perumahan tersebut.

Bahkan ironisnya lagi, ada warga yang terpaksa membeli air galon dari depot air di wilayah itu untuk dipergunakan sebagai kebutuhan memasak, mandi dan mencuci.

“Suplay air dari PDAM Tirta ini sudah kurang lebih tiga bulan terhenti. Untuk bisa memasak, mencuci dan bahkan mandi sebagian warga yang punya duit ada yang terpaksa membeli air galon ada juga yang numpang gambil air seperti saya di sumur warga di sekitar perumahan,” ujarnya.

Dirinya sangat berharap agar masalah ini bisa segera diatasi oleh pihak PDAM Gowa. Apalagi masalah ini sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

“Kami sebagai pelanggan berharap PDAM Gowa bisa segera mengatasi masalah ini. Kasihan, saya bersama warga lainya terpaksa ada yang beli air galon, ada yang ambil air dari kampung tetangga bahkan tak sedikit pula warga yang harus mengungsi untuk mencuci pakaian karena air yang ada tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan lainnya,” harapnya.

Hal serupa juga disampaikan salah seorang warga Desa Bontoala lainnya bernama Nurdin. Ia mengaku sejak suplay air PDAM ini tidak mengalir, ia terpaksa terkadang membeli air galon dan juga mengambil air dari sumur warga di desa lainnya.

“Kondisi ini benar-benar sudah parah. Bisa dibayangkan bagaimana tersiksanya warga kalau sudah tiga bulan air tidak mengalir. Bahkan kadang kami coba menggunakan mesin pompa air untuk memancing agar air dari PDAM bisa mengalir. Namun rupanya cara itupun tidak bisa, air tetap tidak bisa mengalir,” pungkasnya. (*) Hendra.

 

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!