Waspada, Bandar Narkoba Sasar Anak  Jadi Pengguna Hingga Kurir – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Waspada, Bandar Narkoba Sasar Anak  Jadi Pengguna Hingga Kurir

AKBP M Anggi Naulifar Siregar Kapolres Bulukumba
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Keterlibatan anak di bawah umur dalam lingkaran setan bisnis narkoba kian memprihatinkan. Dalam sebulan terakhir, Satuan Reserse Narkoba Polres Bulukumba mencatat tiga anak di bawah umur terlibat dalam kasus peredaran narkoba.
Kapolres Bulukumba, AKBP M Anggi Naulifar Siregar mengaskan, kondisi memprihatinkan ini harus menjadi perhatian bersama. Pengawasan orangtua, guru, serta masyarakat umum sangat diperlukan untuk mencegah anak tenggelam dalam jeratan narkoba.
“Ini menjadi keprihatinan bersama, bukan hanya polisi. Memang kami pada ranah penindakan dan proses hukum, tapi penceghaannya adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Menurut Anggi, semakin banyaknya anak di bawah umur terlibat dalam bisnis narkoba mengindikasikan anak-anak kini menjadi sasaran empuk bagi para bandar dan pengedar. Selain kondisi psikologis yang masih cukup labil, anak-anak juga kadang luput dari pantauan orangtua dan masyarakat.
“Ini motif baru bandar atau pun pengedar narkoba memanfaatkan anak-anak kita sebagai objek, baik sebagai pengguna bahkan kurir. Anak-anak kan biasanya luput dari pantauan kita, celah ini yang dimanfaatkan mereka,” ungkapnya.
Mantan Kapolres Sidrap ini menegaskan, dalam kasus penyalahgunaan narkotika, anak di bawah umur tetap menjalani proses hukum sesuai peraturan perundang-undangan. Meskipun penanganannya berbeda dengan masyarakat umum yang memerlukan penanganan khusus.
“Salah itu kalau anak di bawah umur tidak bisa diproses hukum. Tetap kita proses, tapi memang penangannya berbeda. Jadi jangan salah, kami polisi tetap menegakkan hukum sesuai protap yang ada,” tegasnya.
Sebelumnya, dua anak di bawah umur, masing-masing TW (15) dan AA (17) warga Desa Karassing, Kecamatan Herlang, Bulukumba. Keduanya ditangkap atas kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 3,3 gram yang dikemas dalam 14 paket.
Banyaknya barang bukti yang ditemukan, polisi mengindikasikan keduanya merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba. Keduanya diduga bertindak sebagai kurir yang memasarkan barang haram tesebut di kalangan remaja. (*)
——

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!