Anak SMA Yang Jadi Kurir Narkoba Ternyata Diberikan Rumah dan Fasilitas – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Anak SMA Yang Jadi Kurir Narkoba Ternyata Diberikan Rumah dan Fasilitas

REPORTER: RAKHMAT FAJAR
EDITOR: SUPARMAN
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Kasus penyalahgunaan narkotika yang melibatkan anak di bawah umur sebagai kurir menguak fakta terbaru. Kedua palaku, TW (15) dan AA (17) mengaku diberikan fasilitas berupa rumah dan kebutuhan lainnya oleh bandar narkoba yang memperkerjakannya.
Hal ini diungkapkan Kasat Narkoba Polres Bulukumba, AKP Aris Sumarsono saat dikonfirmasi perkembangan penyelidikan kasus yang melibatkan kedua anak di bawah umur tersebut, Selasa 28 Agustus. Dari hasil interogasi sementara, TW dan AA mengaku sebagai kaki tangan seorang bandar narkoba sebut saja Mr. X.
Oleh Mr. X, keduanya diberikan sebuah rumah di Desa Karassing, Kecamatan Herlang, beserta sejumlah fasilitas lainnya. Rumah tersebut kemudian dijadikan sebagai bascamp penyimpanan dan aktifitas transaksi narkoba.
“Jadi bukan dijanji dihadiahi lagi, tapi itu rumah dari pengakuan dua pelaku anak di bawah umur ini sudah diberikan sama si pemasok barang (sabu, red), sebut saja si X yang saat ini kita sedang buru,” jelasnya.
Melihat fasilitas yang diberikan kepada kedua pelaku ini, Aris menduga Mr. X merupakan bandar besar narkoba. Terlebih kedua pelaku mengaku telah lima kali mengantarkan narkoba kepada pelanggannya.
“Jadi si X ini adalah orang Karassing, Kecamatan Herlang, sudah kita kantongi (identitasnya). Si X ini adalah residivis curanmor. Tinggal naik saja arisannya kita tangkap karena identitasnya sudah kita kantongi. Kalau urine kedua kurir ini belum keluar hasilnya,” bebernya.
Ironisnya, lanjut Aris, kedua pelaku tahu dan sadar yang dilakukannya adalah kesalahan dan melawan hukum. Namun karena tergiur dengan fasilitas dan hasil yang diperoleh, akhirnya keduanya pun memilih tetap melakukan perbuatan haram tersebut.
Sebelumnya, TW (15) dan AA (17) ditangkap atas kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 3,3 gram yang dikemas dalam 14 paket. Penangkapan berlangsung di tempat tingalnya, di Desa Karassing, Kecamatan Herlang, Bulukumba.
Banyaknya barang bukti yang ditemukan, polisi mengindikasikan keduanya merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba. Keduanya diduga bertindak sebagai kurir yang memasarkan barang haram tesebut di kalangan remaja.
TW sendiri diketahui seorang anak yang putus sekolah, sementara AA tercatat sebagai siswa yang duduk di bangku kelas XII salah satu SMA di Kecamatan Herlang. (*)
—–

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!