Bawaslu Kabulkan Gugatan Andi Muttamar – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Bawaslu Kabulkan Gugatan Andi Muttamar

RAKHMAT FAJAR/RADAR SELATAN Majelis Sidang Ajudikasi menggelar sidang lanjutan atas gugagan bacaleg Partai Berkarya, Andi Muttamar Mattotorang di Kantor Bawaslu Bulukumba, kemarin. Sidang dengan agenda pembacaan putusan mengabulkan seluruh gugatan pemohon.

BULUKUMBA, RADAR SELATAN .CO.ID — Majelis Sidang Ajudikasi Bawaslu Kabupaten Bulukumba mengabulkan seluruh gugatan Andi Muttamar Mattotorang terhadap KPU Bulukumba. Dalam putusannya, majelis sidang membatalkan berita acara hasil verifikasi keabsahan perbaikan dokumen syarat bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang telah ditetapkan oleh KPU Bulukumba.

 

Pembacaan putusan berlangsung di Ruang Sidang Ajudikasi Kantor Bawaslu Kabupaten Bulukumba, Jalan Melati, Rabu 29 Agusutus kemarin. Hadir dalam sidang, Andi Muttamar selaku pemohon didampingi penasihat hukumnya, dan Komisioner KPU Bulukumba, Syamsul dan Wawan Kurniawan.

Sidang dipimpin komisioner Bawaslu Bulukumba, Bakri Abubakar, didampingi Ambo Radde dan dan Abdul Rahman sebagai anggota. Di hadapan peserta sidang, majelis membacakan sejumlah poin putusan, di antaranya mengabulkan seluruh gugatan pemohon.

Kemudian membatalkan berita acara hasil verifikasi keabsahan perbaikan dokumen syarat bakal calon anggota DPRD Bulukumba oleh KPU tertanggal 7 Agustus 2018 lalu. Menyatakan formulir Partai Berkarya Model B-1 untuk DPRD Kabupaten Bulukumba sudah memenuhi syarat..

Selanjutnya, KPU juga diperintahkan untuk memgembalikan nama Andi Muttamar Mattotorang ke dalam daftar calon anggota DPRD Bulukumba daerah pemilihan 3 meliputi, Bulukumpa-Rilau Ale, nomor urut 9 untuk ditetapkan dalam DCS (Daftar Calon Sementara).

“Serta memerintahkan KPU Kabupaten Bulukumba untuk menjalankan putusan tersebut sejak tiga hari ditetapkannya putusan ini sesuai dengan aturan yang berlaku,” ucap Bakri Abubakar membacakan putusan.

Menanggapi putusan tersebut, Andi Muttamar mengaku sangat beryukur gugatannya diterima. Menurutnya, langkah hukum yang ditempuhnya merupakan bagian dari proses demokrasi dalam rangka mendapatkan status hukum yang jelas.

“Kalau saya anggap ini adalah sarana ibadah dan pemantasan diri. KPU meng-TMS-kan saya pasti ada alasan dan kita hormati. Saya sebagai warga negara juga memiliki hak untuk mencari keadilan. Begitu pun Bawaslu sebagai lembaga yang dipercaya untuk menyelesaikan sengketa, yah kita harus hormati keputusannya,” jelasnya.

Terpisah, Komisioner KPU Bulukumba, Syamsul mengaku menghormati keputusan tersebut. Namun pihaknya juga masih akan berkoordinasi dan konsultasi dengan KPU provinsi dan pusat. Karena menurutnya, penetapan DCS juga berdasar pada PKPU No. 20/2018 tentang Pencalonan Anggota Legislatif.

“Kami sementara berencana konsultasikan ke KPU Sulsel dan KPU RI,” singkatnya.

Diketahui, KPU Bulukumba mencoret nama Andi Muttamar Mattororang dari bursa bacaleg untuk DPRD Bulukumba karena dinilai tidak bersyarat sesuai PKPU No. 20/2018. Dalam aturan tersebut, bacaleg tidak pernah dipidana dalam kasus korupsi, kekerasan seksual terhadap anak, dan narkoba.

Sementara Andi Muttamar sebelumnya pernah menjalani hukum penjara dalam kasus korupsi APBD Kabupaten Bulukumba tahun 2003 sebesar Rp 14 juta. Saat itu, Muttamar menjabat sebagai ketua Komisi D dan divonis bersalah oleh Mahkamah Agung setelah sebelumnya dinyatakan bebas oleh hakim Pengadilan Negeri Bulukumba.

Mantan politikus Golkar ini menjalani masa hukuman kurang lebih 11 bulan penjara dan dinyatakan bebas sejak 9 tahun lalu. (faj/man/b).

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!