Empat Anak Terlibat Narkoba di Gowa – Radar Selatan

Radar Selatan

Bulukumba

Empat Anak Terlibat Narkoba di Gowa

AKP Maulud  Kasat Resnarkoba Polres Gowa
REPORTER: HENDRA
EDITOR: SUPARMAN
GOWA, RADAR SELATAN.CO.ID — Selain Bulukumba, kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan anak di bawah umur juga terjadi di Kabupaten Gowa. Tidak hanya sebagai pengguna, beberapa di antaranya bahkan juga menjadi kurir.
Kasat Reserse Narkoba Polres Gowa, AKP Maulud yang dikonfirmasi, Kamis, 30 Agustus kemarin mengungkapkan, sepanjang Januari hingga Agustus 2018, pihaknya berhasil mengungkap 79 kasus penyalahgunaan narkotika. Sebanyak 86 pelaku diamankan termasuk di antaranya anak di bawah umur.
Dia merinci, 86 pelaku yang ditangkap terdiri dari 79 orang laki-laki dewasa, 3 perempuan dewasa, dan anak laki-laki di bawah umur 4 orang. “Empat pelaku anak-anak di bawah umur ini ada yang menjadi kurir sekaligus sebagai pengguna,” teranganya saat ditemui di ruang kerjanya.
Maulud mengakui, keterlibatan anak di bawah umur dalam bisnis narkoba menjadi mimpi buruk bagi pemerintah khususnya Kepolisian. Namun menurutnya, kondisi ini juga patut menjadi keprihatinan seluruh pihak khususnya orangtua dan masyarakat.
“Kita sangat berharap peran orangtua dalam memberikan pengawasan kepada anak bisa lebih ekstra untuk mencegah anak terlibat dalam hal-hal negatif khususnya narkoba,” ujarnya.
Kepolisian, lanjut Maulud, selain pencegahan kewenangannya hanya pada penindakan dan penegakan hukum bagi pelaku. Sementara untuk pengawasan dan pencegahan dini itu dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dilihat dari data kasus penyalahgunaan narkoba yang berhasil diungkap Polres Gowa tahun 2017, kata Maulud, keterlibatan anak tahun ini cukup signifikan. Dia menyebutkan, sepanjang Januari-Desember 2017, pihaknya berhasil mengungkap 107 kasus dengan jumlah pelaku 132 orang.
“Pelakunya itu terdiri dari 117 orang laki-laki dewasa, 10 orang perempuan dewasa. Kemudian ada 4 orang laki-laki dan seorang perempuan di bawah umur. Ini sepanjang Januari sampai Desember 2017. Sementara sekarang baru Januari-Agustus 2018, sudah empat orang anak telibat. Tapi semoga tidak ada lagi,” ujarnya.
Meski demikian, Maulud mengaku pihaknya belum bisa berspekulasi apakah ada trend peningkatan jumlah pelaku khususnya anak di bawah umur tahun ini. Karena upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana penyalahgunaan narkoba terus digalakkan Kepolisian khususnya jajaran Polres Gowa.
“Kita belum bisa bandingkan apakah grafiknya menurun atau justru meningkat, karena belum sampai bulan September,” kuncinya. (*)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!