Kahayya Terus Berbenah Menuju Desa Wisata   – Radar Selatan

Radar Selatan

Ragam

Kahayya Terus Berbenah Menuju Desa Wisata  

RAKHMAT FAJAR/RADAR SELATAN Bupati Bululumba AM Surki Sappewali berfoto bersama salah satu pemenang lomba kebersihan antara dusun di Desa Kahayya, Kecamatan Kindang, belum lama ini. 
*Semangat Gotong Royong Masih Tetap Terjaga
Senandung Kopi Kahayya (SKK) 3 merupakan wujud rasa syukur dan suka cita masyarakat Desa Kahayya, Kecamatan Kindang, Bulukumba, atas hasil panen kopi. Kegiaan yang biasanya digelar di Bukit Donggia, tahun ini dirangkaikan dengan summer camp mengambil lokasi di Kale Tabbuakang.
Laporan: Anjar S Masiga – Rakhmat Fajar
Kegiatan yang dipersiapkan selama sebulan lamanya oleh penyelenggara bersama Serikat Pemuda Kahayya serta Sanggar Seni dan Budaya Alfarabi dapat dirampungkan atas dukungan masyarakat. Tidak sedikit masyarakat setempat yang menyambut kegiatan tersebut sebagai hiburan yang dinantikan terlibat langsung.
“Tanpa dukungan masyarakat, kami pesimis ini dapat dipersiapkan hanya sebulan. Saya salut budaya gotong royong masyarakat Kahayya,” ujar penanggung jawab SKK, Ichdar Yeneng Alfarabi.
Gotong royong yang dilakukan masyarakat, kata Ichdar, mulai dari pembukaan akses jalan menuju panggung yang lokasinya berada tepat di belakang bukit dengan pemadangan yang indah. Bantuan lainnya pemerataan tanah, pembuatan areal camping, dan pembersihan.
“Semuanya ikut membantu, termasuk ibu-ibu yang sibuk membuatkan minuman dan menyiapkan makanan. Jadi kegiatan ini benar-benar kegiatan masyarakat Kahayya,” katanya.
Menurut Marsan, tokoh masyarakat Kahayya, budaya gotong royong memang masih terjaga secara turun-temurun. Masyarakat percaya, hanya dengan saling membantu segala sesuatu menjadi lebih mudah. Termasuk mewujudkan mimpi besar masyarakat Kahayya, menjadikan desa terpencil itu sebagai tempat wisata.
“Harapannya adalah kami disini menikmati pembangunan seperti di daerah lainnya. Menikmati listrik dengan layak, termasuk infrastruktur yang layak seperti jalan,” ujarnya.
Kekayaan alam yang melimpah dan panormanya yang indah, menjadi peluang emas bagi Kahayya untuk berubah menjadi desa wisata. Hal ini pun menjadi tujuan utama Sulawesi Community Foundantion (SCF) yang menggelar lomba kebersihan antara dusun.
Menurut Fasilitator SCF, Muhammad Sultan, lomba tersebut merupakan salah satu bagian kegiatan yang dibuat pihaknya sebagai NGO pendamping desa wisata. Tujuannya tak lain membangun kesadaran masyarakat untuk lebih cinta terhadap lingkungan.
Selain itu, kegiatan ini dilakukan guna mememuhi syarat menuju desa wisata. Potensi alam yang dimiliki Desa Kahayya, harus sejalan dengan pembentukan karekter masyarakat untuk terus komitmen mejaga kesinambungan alam.
“Jadi SCF bekerja sama dengan Pemda Bulukumba untuk mendorong Kahayya sebagai desa wisata melalui Pokja pembangunan inklusi. Alam di Bulukumba adalah nikmat yang tiada tara, “katanya. Selasa 11 September 2018.
Sultan mengatakan, kegaitan tersebut dimulai sejak Agustus hingga September 2018. Kriteria penilaian pada lomba sendiri adalah dusun terbersih dan pekarangan sehat yakni memiliki MCK, apotek hidup, tanaman hias, dan tempat sampah.
“Yang juara satu, Dusun Tabuakkang, juara dua Dusun Kahayya, dan juara tiga Dusun Gamaccayya. Hadiahnya tropi dan bingkisan. Jadi kriteria penilaian antar dusun (penataan pekarangan, kebersihan badan jalan , gotong royong , dan papan kreatif,” jelasnya. (jar-faj/man)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!