Radar Selatan

Bantaeng

Anggaran Satpol PP dan Damkar Dipangkas Rp 729 Juta 

ANJAR S MASIGA/RADAR SELATAN Kadis Satpol PP dan Damkar, Andi Baso Bintang bersama staf memberikan penejlasan dalam rapat Banggar di Gedung DPRD Bulukumba, kemarin. 
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Usulan anggaran Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Bulukumba dirasionalisasi (pangkas) sebesar Rp 729 juta. Jumlah tersebut disepakati dalam rapat bersama Badan Anggaran DPRD Bulukumba terkait APBD Pokok 2019.
Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Bulukumba, Andi Baso Bintang mengatakan, dengan adanya rasionalisasi anggaran, pihaknya menghilangkan sejumlah kegiatan. Di antaranya peningkatan SDM melalui pelatihan yang rencananya dilakukan di Kodim dan Polres.
Kemudian menghapus pemeliharaan kantor serta perjalanan dinas sebesar Rp 109 juta.
“Ini kan kebijakan kepala OPD, tinggal dikomunikasikan ke bidang masing-masing. Sebenarnya semua penting, tapi kami lebih prioritas lagi untuk mencukupi rasionalisasi ini,” jelasnya.
Sementara itu, secara keseluruhan, Andi Baso mengaku dalam APBD Tahun 2019 mendatang Dinas Satpol dan Damkar diberi porsi anggaran sebesar Rp 8,3 miliar. Jumlah tersebut berkurang signifikan dari tahun sebelumnya sebesar Rp 13 miliar.
“Memang signifikan perbedaanya karena tahun kemarin kami ada pengadaan dua unit mobil damkar,” jelasnya saat ditemui di Gedung DPRD Bulukumba, kemarin.
Dalam rapat paripurna, sejumlah anggota DPRD yang hadir sependapat untuk memberikan porsi anggaran yang besar untuk Satpol PP dan Damkar sebagai penegak perda. Salah satu legislator, Fahidin HDK, menilai pendapatan daerah butuh dukungan dari Satpol PP untuk menegakkan perda, seperti retribusi usaha burung walet, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan lainnya.
“Kita ini terlalu sering dikibuli, jadi seharunya bukan hanya pembuat perda yang anggarannya besar tapi juga penegak perdanya,” katanya. (jar/man/b)

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!