Beranda Bulukumba Begal Kembali Beraksi, Pegawai RSUD jadi Korban

Begal Kembali Beraksi, Pegawai RSUD jadi Korban

Kamis, 13 Februari 2020, 18:03 WITA
BEGAL. Suasana lokasi begal di Desa Palambarae. Salah satu pegawai RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Mimi Sukardi, warga jalan Jati Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu menjadi korban.

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Aksi pencurian dengan kekerasan atau yang biasa disebut Begal kembali terjadi. Kali ini menimpa salah satu pegawai RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Mimi Sukardi, warga jalan Jati Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu.

Wanita berusia 29 tahun ini menjadi korban begal di jalan poros Dusun Balole, Desa Palambarae, Kecamatan Gantarang Bulukumba, Rabu, 12 Februari 2020 sekira pukul 21.30 Wita.

Informasi yang dihimpun RADAR SELATAN, kejadian tersebut bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi, DD 2676 HW dari arah Kota Bulukumba menuju Desa Bontonyeleng, tiba-tiba dicegat orang tak dikenal dan langsung menganiaya korban dan merampas hadphone serta kunci motor milik korban.

“Jadi saya dari arah Kota mau ke rumah mertua di Bontonyeleng tiba-tiba pelaku cegat saya dan saya lari tinggalkan motor saya tapi pelaku kejar saya,” cerita korban.

Mimi menambahkan saat melarikan diri pelaku berhasil menarik bajunya dan langsung memukul kemudian merampas hp miliknya dan kunci motor lalu pergi dengan sepeda motor pelaku ke arah kota.

“Bibir saya pecah dan lutut juga luka karena sempat terjatuh saat berusaha lari,” kata Mimi.

Sementara itu warga disekitar lokasi, Nandar (25) mengatakan kalau korban sempat berteriak meminta tolong namun lokasi kejadian sangat gelap dan tidak ada rumah sehingga warga yang datang ke lokasi sudah tidak menemukan pelaku.

“Kan gelap itu lokasi, saat kita tiba pelaku sudah melarikan diri,” jelasnya.

Warga lainya Arie (23) mengakui bukan kali ini saja aksi begal sadis beraksi di jalan poros Dusun Balole, Desa Palambarae, Kecamatan Gantarang namun ini sudah kesekian kalinya.

“korbannya semua perempuan dan beraksi malam hari saat sepi,” ujar guru honorer ini.

Arie mengatakan kalau lokasi yang kerap dijadikan pelaku begal beraksi tersebut memang sangat sepi selain tidak ada rumah juga kondisi di jalan tersebut sama sekali tidak ada lampu penerangan.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Berry Juana Putra saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Saat ini (kemarin) anggota sedang dilapangan untuk mencari informasi dan mengambil keterangan korban dan mengejar pelaku,” kata Berry. (faj/has