Radar Selatan

Bulukumba

Bupati Pesan Nelayan Untuk Tidak Jual Mesin Bantuan

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Sebanyak 900 nelayan yang tersebar di sejumlah kecamatan di Bulukumba menerima bantuan mesin nelayan Berbahan Bakar Gas (BBG), bantuan itu sendiri merupakan program kerjasama Kementerian ESDM, Komisi VII DPR-RI dan Pemkab Bulukumba melalui Dinas Perikanan dan Kelautan.

Penyerahan bantuan itu sendiri berlangsung di Aula Bappeda Bulukumba yang dihadiri langsung, Bupati Bulukumba, AM Sukri A Sappewali, Anggota Komisi VII DPR RI Andi Yuliani Paris, PPK Kementerian ESDM Irine Yuliana Ningsih, PT Pertamina serta Dandim 1411 Bulukumba dan Kepala Dinas Perikanan da Kelautan Bulukumba, Andi Alfian.

Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali dalam sambutannya, mengapresiasi program pemerintah melalui Kementerian ESDM dan DPR-RI dalam langkah perbaikan taraf hidup masyarkat khususnya nelayan. Diakui saat ini persedian bahan bakar baik bensin, solar dan minyak bumi mulai menurun produksinya sedang kebutuhan semakin besar, olehnya adanya program konversi mesin dari BBM ke BBG adalah langkah yang benar. Meski begitu yang harus dilakukan adalah mensosilisasikan dengan baik cara penggunan mesin tersebut.

“Terima kasih kepada Kementerian ESDM dan lebih khusus ibu Yuliani Paris sebagai anggota Komisi VII DPR-RI yang telah mengawal program ini sehingga masuk di Bulukumba, jadi apa yang dibawa Ibu Yuliana Paris ini adalah suprise untuk Bulukumba, bukan main jumlah mesin yang dibagikan 900 unit,”ujarnya.

AM Sukri mengatakan adanya peralihan dari bahan bakar minyak ke gas diharapkan maksimal dilakukan secara bertahap mengigat pasokan minyak yang berkurang namun pasokan gas yang cukup melimpah di negara ini. Sukri juga mengajak masyarakat khususnya nelayan untuk berterima kasih kepada Kementerian ESDM dan Komisi VII DPR-RI sehingga Bulukumba merupakan salah satu kabupaten yang mendapatkan bantuan mesin dengan jumlah yang cukup besar dbandingkan kabupaten lain.

 

“Saya pesan kepada para nelayan, tebe’ pemberian bantuan mesin secara gratis ini jangan di jual. Ingat itu, gunakan dan rawat baik-baik. Karena ada juga dikasi bantuan setalah didapat dia jual itu tidak boleh, jadi saya minta Dinas Perikanan dan Kelautan awasi betul itu,”jelas AM Sukri. Jumat 9 November 2018.

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!