Radar Selatan

Bulukumba

Dituding Gelapkan Dana, Mantan Bendahara DPRD: Itu Tidak Benar

Ilustrasi int
BULUKUMBA, RADAR SELATN.CO.ID — Mantan bendahara DPRD Bulukumba, Asmawati Usman membantah tuduhan penggelapan anggaran yang dialamatkan kepadanya.
Dia mengaku seluruh biaya yang keluar saat dirinya menjabat sebagai bendahara di sekretariat DPRD Bulukumba memiliki bukti laporan pertanggung jawaban dan dokumen, seperti kuitansi dan bukti transfer.
Ditanya lebih jauh terkait persoalan yang melilitnya, Asma enggang berkomentar banyak. Dia mengaku saat ini tengah fokus memenuhi seluruh permintaan BPK.
“Mash lanjut pemeriksaannya belum ada hasil. BPK minta bukti transfer dan bukti penyalurannya. Sementara saya fotocopy setelah itu saya serahkan ke BPK. Tidak ada itu penggelapan, tidak benar, buktinya saya siapkan,” timpalnya.
Terkait pemanggilan BPK, Asma mengaku tak pernah mendapatkan panggilan, yang ada adalah pemanggilan dirinya yang pernah tak masuk kerja.
“Tidak ada penyampaian ke saya terkait panggilan BPK. Bahkan kemarin pun waktu saya di jemput Satpol PP saya sama sekali tidak tahu kalau saya yang dijemut. Saya pikir itu peserta kegiatan rapat koordinasi mitra pengawas pemilu. Yang saya terima hanya panggilan klarifikasi terkait ketidakhadiran di DPRD, itu saja,” tutupnya.
Sebelumnya, beberapa anggota Satpol PP menjemput paksa Asmawati Usman di Hotel Same Resort Bira, Kamis 26 April lalu. Asmawati yang kini bertugas sebagai bendahara di Kantor Panwaslu Bulukumba dituding beberapa kali mangkir dari panggilan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) terkait temuan anggaran DPRD tahun 2017.(Fajar)

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!