Radar Selatan

Bulukumba

DPRD Sesalkan Temuan Rp 800 Juta

Andi Hamzah Pangki

BULUKUMBA, RADARSELATAN.CO.ID — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menemukan kerugian negara pada proyek pengerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bulukumba.

Temuan tersebut berjumlah Rp 800 juta untuk pengerjaan jalan laston yang dilakukan kontraktor PT. Te’ne Jaya pada tahun anggaran 2017 lalu.
Atas temuan tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba bereaksi keras dan menyesalkan temuan tersebut. Ketua DPRD Bulukumba Andi Hamzah Pangki berharap tak ada kontraktor yang mengerjakan proyek di Bulukumba sehingga berdampak merugikan negara.
Khusus untuk PT. Te’ne Jaya, ketua Golkar itu meminta pemda tidak lagi memberikan ruang kepada PT. Te’ne Jaya untuk mengerjakan proyek di Bumi Panrita Lopi ini.

“Mohon untuk PUPR supaya dibuatkan rekomendasi terhadap rekanan tersebut agar diblacklist supaya hilang dari permukaan Bulukumba rekanan tersebut dan tidak boleh mengerjakan pekerjaan dibutta panrita Lopi,”tegasnya, Minggu 14 Januari 2019.
Menurut Hamzah Pangki, adanya temuan dari BPK harus menjadi acuan untuk tidak lagi menggunakan PT. Te’ne Jaya sebagai rekanan. Hamzah Pangki bahkan menilai tidak menutup kemungkinan ke depannya rekanan tersebut melakukan hal yang sama.

“Apalagi ini anggaran tahun 2017, sudah lewat satu tahun, pengembaliannya saja belum beres. Tidak ada alasan bagi rekanan itu untuk tidak memgembalikan kerugian negara, ini BPK yang hitung, lembaga auditor yang ditunjuk negara secara resmi,” terangnya.
Kabag Keuangan Sekretariat Kabupaten Bulukumba, Mansur mengaku, PT. Te’ne Jaya merugikan negara hampir Rp 2 miliar lebih dari enam paket pengerjaan di Dinas PUPR Bulukumba. Namun yang sudah dikembalikan, kini tersisa Rp 838.840.254.
Mansur berencana koordinasikan kerugian negara ini ke Kejaksaan Negeri Bulukumba, sebab PT. Te’ne Jaya tidak memberikan itikat baik untuk melakukan ganti rugi.
“Ini diberikan waktu sejak April 2018 untuk mengembalikan, tapi sampai saat ini belum dilakukan,” teramgnya. (faj/has)

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!