Dua Figur Konsultasi Maju Jalur Independen

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Pendaftaran bakal calon perseorangan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba, nantinya bakal lebih cepat dibanding pendaftar dari jalur partai politik (Parpol).

Hal tersebut karena banyaknya proses yang harus dilalui oleh pendaftar jalur independen ini.

Mulai dari tahap pencocokan BB1KWK atau formulir dukungan calon perseorangan, hingga proses verifikasi faktual.

Untuk jadwal pemasukan dokumen bagi bacalon perseorangan, mulai dibuka pada 19 hingga 23 Februari 2020.

“Tanggal 19 itu kita buka mulai jam 08.00-16.00 Wita, sementara di tanggal 23 kita terima dari jam 08.00-24.00 Wita,” kata Komisioner Devisi Teknis Penyelenggaraan KPU Bulukumba, Wawan Kurniawan.

Hingga saat ini kata Wawan, belum ada yang mengambil formulir BB1KWK. Padahal formulir tersebut wajib bagi pendaftar di jalur independen ini.

Karena formulir tersebut nantinya bakal dicocokkan dengan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang memberikan dukungan.

Namun saat ini, sudah ada dua figur yang diwakili oleh tim mereka masing-masing yang melakukan konsultasi ke KPU.

Mereka adalah tim dari Mantan Wakil Ketua NasDem Bulukumba HAM Juharta dan juga tim dari Kasrem Mamuju Imran Manroso alias ‘Tantarayya’.

“Sementara ini ada dua orang yang mengatasnamakan diri tim sudah beberapa kali berkonsultasi untuk calon perseorangan,” jelas Wawan Kurniawan.

Wawan mengaku, keduanya berkonsultasi tentang jumlah dukungan minimum, jumlah sebaran dukungan di lebih 50 persen di sepuluh kecamatan dan konsultasi penggunaan Aplikasi Pencalonan (Silon).

Hanya saja kata Wawan, sejauh ini tim yang datang untuk berkonsultasi tidak membawa mandat dari bacalonnya, sehingga pihak KPU tidak bisa memberikan aplikasi kepada yang bersangkutan.

“Kalau hanya ingin meminta informasi, kami tetap sampaikan. Aplikasi ini hanya diberikan kalau terpenuhi ketentuan pemasukan mandat, karena operator yang masuk (ke aplikasi) itulah pemegang mandat. Nah inilah yang akan diberi akun oleh KPU kabupaten dalam rangka penggunaan aplikasi itu,” jelas Wawan.

Sekadar diketahui, jumlah e-KTP yang harus disertakan oleh calon perseorangan minimal sebanyak 27.328 keping. Tahapan verifikasi faktual tingkat desa diagendakan 26 Maret – 15 April 2020 yang dilakukan oleh PPS. Semua E-KTP yang diserahkan akan diverifikasi satu persatu oleh petugas. (faj/has