Beranda Pilkada Fahidin: TSY, JMS dan AHP Masuk Radar PKB

Fahidin: TSY, JMS dan AHP Masuk Radar PKB

Rabu, 12 Februari 2020, 17:27 WITA

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai blak-blakang terkait figur yang berpotensi diusung oleh partai besutan Gusdur itu.

Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bulukumba, Fahidin HDK menyebut ada tiga figur bakal calon (balon) bupati yang masuk dalam radar PKB sebagai figur yang kerap dibincang di internal PKB.

“Untuk tingkat DPC PKB Bulukumba, tiga balon bupati milenial yang sering disebut-sebut yaitu Andi Hamzah Pangki (AHP), Tomy Satria Yulianto (TSY) dan Jamaluddin M Syamsir (JMS),” kata Fahidin, Rabu, 12 Februari 2020.

Menurut legislator empat periode ini, tiga balon bupati Bulukumba tersebut sangat unik. Meski demikian, dia berpandangan bahwa politik itu penuh dengan kejutan-kejutan.

“Saya kira tiga orang ini unik. AHP dekat dengan saya, TSY punya elektabilitas bagus dan JMS punya jaringan mumpuni. Saya kira akan banyak kejutan. Apalagi yang patut diwaspadai, Andi Utta, Andi Irwan Nur dan Syamsuddin Alimsyah,” katanya.

Olehnya ia berpesan, agar para figur mulai memperbaiki elektoralnya hingga keberpihakannya pada NU. Sedangkan untuk potensi koalisi partai. Fahidin menjelaskan, pihaknya di DPC PKB Bulukumba berkomunikasi ke semua partai. Apalagi yang intens, kata dia, yaitu PDIP, Golkar, Gerindra, Hanura dan Berkarya.

“Bagi saya, koalisi partai itu penting dilakukan lebih awal. Kita harapkan calon ini 4 paket atau paslon, tidak usahlah memborong partai. Kalau ada yang sudah cukup 8 atau 9 kursi, yah sudahlah. Kasi yang lain, supaya orang tidak berhadap-hadapan,” katanya.

Wakil ketua Karang Taruna Bulukumba ini mengungkapkan, sebenarnya PKB tidak eksklusif dan muluk-muluk dalam merekomendasi figur. “Kita berharap balon bupati Bulukumba ini punya pandangan moderen, visioner dan progresif,” ujarnya.

“Soal umur itu tidak masalah. Tapi konsep milenial kita, dia itu kompetitif, punya networking yang luas. Dan yang terpenting, setelah dia menjadi bupati, mau diapakan Bulukumba?” tukasnya. (faj/has/