Radar Selatan

Bulukumba

Genjok Pariwisata Bulukumba, Lolisang Programkan Kereta Gantung

kepala desa lolisang, Kecamatan Kajanh,  Muh Amir memperlihatkan master plan pembangunan kereta gantung

BULUKUMBA, RADAR SELATAN .CO.ID — Pemerintah Desa Lolisang, Kecamatan Kajang, mengagendakan pembangunan kereta gantung. Pembangunan itu sendiri dalam rangka mengembangkan potensi alam dan wisata di daerah tersebut.

Kepala Desa Lolisang, Muh Amir mengatakan, proyek besar tersebut bukan tanpa alasan di programkan pihaknya. Pasalnya, desa Lolisang memiliki struktur wilayah pebukitan dan pantai yang dinilai tak kalah indah potensi wisatanya dengan daerah-daerah lain yang ada di Bulukumba. Keberadaan kereta gantung dirasa cukup penting guna menarik wisatawan dan promosi wisata di Bulukumba.

“Desa lolisang kan wilayahnya pebukitan dan laut. Keindahan desa akan nampak jika dilengkapi fasilitas kereta gantung,”katanya. Kamis  14 September 2018.

Ia mengatakan, rencana program ini sendiri telah ia laporkan di dua kementerian diantaranya kementerian perhubungan dan pariwisata serta telah menyerahkan master plan. Berdasarkan konsultasi tersebut bersama dengan arsitek, ditaksir proyek tersebut akan menggunakan anggaran Rp30 miliar.

“Ini sudah ada respon dari kementerian. Karena saya sudah diminta untuk merinci anggarannya. Jika ini disetujui kita harap pembangunan di mulai tahun 2020,”katanya.

Hanya saja ia mengaku program ini akan bisa terealisasi jika mendapat dukungan bersama dari Pemkab Bulukumba dan seluruh elemen masyarakat Bulukumba. Rencananya anggarannya sendiri akan diminta melalui dana APBN.

“Yang kami harapkan semoga Pemkab bisa merekomendasi Desa Lolisang sebagai desa agro wisata, karena ini dalam rangka meningkatkan potensi wisata di Bulukumba,” katanya.

Rencananya, kereta gantung tersebut akan melintasi diatas lahan Desa Lolisang seluas enam kilometer dan panjang rute empat kilometer serta akan dibangun dalam tiga tahap pekerjaan diantaranya pembangunan tiang pancang, pemasangan rel dan tahap uji coba.

“Kalau ini bisa terealisasi berarti ini yang pertama di Sulsel dan tentu ini akan membanggakan Bulukumba. Kalau ini teralisasi jelas roda perekonomian jalan dan membuka lapangan kerja,”jelasnya. (faj).

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!