Radar Selatan

Bulukumba

Kasus Pemalsuan Dokumen Berakhir Damai

Suasana mediasi perdamaian antara warga dengan Kades Lembanna dan Plt. Camat Kajang terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen di ruang Wakapolres Bulukumba, kemarin.

BULUKUMBA, RADARSELATAN.CO.ID — Kasus dugaan pemalsuan dokumen yang dilaporkan dilakukanoleh Kepala Desa Lembanna, Ahmad Jamsir dan Pelaksana tugas (Plt) Camat Kajang, HAM Guntur berakhir damai. Proses perdamaian berlangsung di Ruang Wakapolres Bulukumba, Kompol Syarifuddin, Rabu 9 Januari 2019.

HAM Guntur yang hadir dalam mediasi tersebut mengaku, antara kepala desa dan warga telah bersepakat untuk tidak lagi mempersoalkan kasus tersebut. Menurutnya, persoalan tersebut hanyalah miss-komunikasi.
“Kasus ini dianggap selesai. Yang hadir dari pihak pelapor, Muh Ishak, Adi puto Palasa, dan beberapa mahasiswa. Dari Keolisian hadir wakapolres, Kapolsek Kajang (AKP Syamsul Bahri), dan Kanit Reskrim Polsek Kajang. Semetara dari pihak pemerintah saya sendiri, kades Lembanna, dan ketua BPD Lembanna,” ungkapnya.

Guntur berharap dengan kesepakatan damai tersebut, kasus ini tidak lagi dipolitisasi. “Ganya miss-komunikasi saja antara anak Muh. Ishak dan bapaknya juga ke pihak pemerintah,” tambahnya.
Waka Polres Bulukumba, Kompol Syarifuddin mengakui hadir dalam mediasi tersebut. Kedua belah pihak sepakat berdamai dan mencabut laporan polisi masing-masing.

“Iya sudah ada jalan tengah dan mencari solusi dari apa yang terjadi sebenanrya. Makanya keduanya sepakat untuk sama-sama mencabut laporan polisinya,” jelasnya.
Sebelumnya, Kades Lembanna dan Plt. Camat Kajang dituding melakukan pemalsuan dokumen dengan melaporkan peristiwa kebakaran yang menimpa salah satu rumah warganya. Tindakan ini memicu protes dari pihak warga, hingga berunjuk rasa di Kantor Bupati Bulukumba.
Warga yang didampingi Aliansi Pemuda Desa (Apdesi) mendesak Kapolres Bulukumba untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Bupati Bulukumba juga diminta mengambil sikap tegas terhadap tindakan aparaturnya yang melakukan penyalahgunaan wewenang. (*)

 

REPORTER: RAKHMAT FAJAR
EDITOR: SUPARMAN

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!