Radar Selatan

Bulukumba

Kuasai Materi Pajak, Lomba Debat Berlangsung Seru

Anak SMA adu debat soal pajak? Inilah yang terjadi di ajang Pajak Bertutur yang digelar KPP Pratama Bulukumba, Jumat 9 November di SMKN 1 Bulukumba. Lomba Debat antara SMAN 8 Bulukumba dan SMKN 1 Bulukumba pun berlangsung seru. Yel-yel dari tim pendukung menambah heboh suasana Pajak Bertutur 2018.

Laporan: Fitriani Salwar

SMAN 8 Bulukumba dan SMKN 1 Bulukumba beruntung menjadi peserta Debat Pajak yang digelar dalam rangka Pajak Bertutur 2018. Dua sekolah ini menurunkan tim terbaik mereka untuk beradu argumentasi di depan dewan juri.

Proses debat sendiri berlangsung seru. Karena sebelumnya ada Yel-Yel dari masing-masing sekolah yang menambah semarak suasana.

Kepala KPP Pratama Bulukumba, Sofian mengatakan, Pajak Bertutur  merupakan program dari DJP (Direktorat Jenderal Pajak) yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan mengajarkan nilai-nilai kesadaran pajak kepada seluruh peserta didik  mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.

“Untuk kegiatan pajak bertutur yang di wilayah kerja KPP Pratama Bulukumba terbagi atas tiga kabupaten yakni Kabupaten Bulukumba berupa Lomba Debat, di Kabupaten Selayar dilaksanakan di salah satu sekolah di Pulau Jampea, kemudian Sinjai dilaksanakan di salah satu perguruan tinggi di sana,” ujar Sofian.

Sofian mengakui, kesadaran pajak masih sangat rendah. Makanya setiap tahun pihaknya melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak pihak. Khusus edukasi kepada pelajar diharapkan  bisa memberikan pengetahuan sejak dini tentang peranan dan manfaat pajak.

Di Bulukumba saja kata Sofian, kesadaran membayar pajak masih sangat rendah. Bulukumba nomor dua terkecil jumlah pajaknya di banding daerah lain di Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara.

“Nah, saat ini ada puluhan pelajar yang sudah mendapatkan materi soal pajak, nantinya mereka bisa menyampaikan kepada orang tua atau orang-orang di sekitarnya tentang perpajakan misalnya kewajiban membayar pajak, dan manfaat pajak serta beberapa lainnya,” terangnya.

Dalam Lomba Debat yang dinilai oleh Andi Firman (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba), Sunarti Sain (Pemred Harian Radar Selatan) dan Sofian (Kepala KPP Pratama Bulukumba), keluar sebagai Juara Pertama adalah tim SMAN 8 Bulukumba.

Tim Debat SMAN 8 Bulukumba tampil memukau dengan materi dan cara berargumentasi yang menarik.

Salah satu dewan juri, Andi Firman mengaku surprise dan kagum dengan kemampuan para peserta. “Luar biasa anak-anak kita ini. Saya terus terang bangga melihat kemampuan debat mereka,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Kepala SMKN 1 Bulukumba, Amiruddin. Ia berharap para pelajar yang menjadi peserta mampu menjadi generasi muda yang berintelektual dengan sadar pajak.

” Selaku pihak sekolah kami juga mengapresiasi pelaksana kegiatan yang telah menjadikan SMKN 1 Bulukumba sebagai lokasi pelaksanaan pajak berutur. Ke depannya kami berharap kegiatan perpajakan bisa kembali digelar di sekolah kami.”  ***

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!