Radar Selatan

Pilkada

NH-Aziz Kerahkan 6.000 Satgassus Cegah Gerakan Jekkong

MAKASSAR, RADARSELATAN.CO.ID — Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), bergerak cepat mengantisipasi gerakan jekkong alias kecurangan yang berpotensi terjadi pada Pilgub Sulsel 2018. Dibentuk tim terpadu bernama Satuan Tugas Khusus alias Satgassus NH-Aziz. Paling tidak ada 6.000 personel satgassus yang tersebar di 24 kabupaten/kota dibawah komando langsung Irjen Pol (purnawirawan) Burhanuddin Andi.

Satgassus NH-Aziz telah memetakan daerah rawan kecurangan, termasuk ragam kecurangan. Terdapat beberapa daerah yang diidentifikasi berpotensi terjadi kecurangan. Rata-rata yang merupakan basis pemenangan atau memiliki suara besar. Di antaranya yakni Makassar, Gowa, Bone, Takalar, Luwu dan Toraja. Adapun ragam kecurangan meliputi politik uang, kampanye hitam dan intimidasi di TPS.

“NH-Aziz sudah bentuk satgassus. Paling tidak ada 6.000 orang, itu di luar dari saksi. Satgassus NH-Aziz sudah kita bekali untuk mengantisipasi kecurangan, mulai politik uang hingga intimidasi di TPS. Kita tidak mau pesta demokrasi dinodai oleh kecurangan,” kata NH, Senin (25/6).

Menurut NH, segala bentuk kecurangan pada pilkada harus diantisipasi. Olehnya itu, pihaknya siap membantu aparat keamanan maupun penyelenggara dan pengawas pilkada untuk memastikan pesta demokrasi berjalan aman, damai dan bersih. “Jangan ada kecurangan. Mari ciptakan pilkada bersih dan bermartabat,” ujar Ketua Koordinator Bidang Pratama DPP Golkar tersebut.

Wakil Panglima Satgassus NH-Aziz, Diza Rasyid Ali, menambahkan perwakilan tim khusus tersebut yang berjumlah 700 orang telah dibekali sejak Minggu (24/6). Pengerahan Satgassus NH-Aziz di tiap daerah berbeda-beda tiap kabupaten/kota bergantung tingkat kerawanan. Keberadaan satgassus, sambung dia, untuk mengawal sekaligus memback-up tugas dan fungsi kepolisian dan TNI. “Semacam double cover,” tuturnya.

Menurut Diza, pengawasan yang dilakukan Satgassus NH-Aziz bersifat utuh. Mulai dari penyaluran logistik hingga nanti pada saat penetapan kandidat terpilih. Diza menyebut pihaknya juga menaruh atensi tinggi terhadap praktik jual beli suara menjelang pemungutan suara. Pihaknya juga sedari dini mencoba mengantisipasi maraknya pemilih ganda.

“Intinya calon kita ini bersih dan mau pilkada berlangsung bersih, tanpa kecurangan. Makanya kita siap mengawasi jalannya pilkada dan begitu pula dengan masyarakat diimbau untuk turut berpartisipasi melakukan pengawasan,” tutup Ketua MPW Pemuda Pancasila tersebut.

Pada Pilgub Sulsel 2018, NH-Aziz akan bertarung dengan tiga kandidat lain. Pasangan nasionalis-religius ini tampil menonjol dengan baju berwarna kuning pada kertas suara. Dari sisi program, NH-Aziz juga yang terbaik yang membuatnya unggul pada beberapa lembaga survei kredibel di tingkat nasional. Pasangan ini pula yang digaransi bebas cukong dan satu-satunya memiliki kontrak politik dengan masyarakat Sulsel. (rls)

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!