Cerpen: Rachman Habib No. 6 sembunyi di belakang sekolah dan menahan luka di perutnya. Darah itu belum berhenti. Genangan di bawah kakinya

Cerpen: Raudal Tanjung Banua Di kampungku, toa masjid dan mushala tak hanya mengu-mandangkan suara azan, lima waktu sehari-semalam memanggilmu. Tapi juga mengumumkan

CERPEN: MUFA RIZAL Rumah salah satu tetangga kemalingan. Pintunya masih utuh namun pemilik rumah tidur pulas bagai orang mati. Saat bangun mendapati