Beranda Kepulauan Selayar Sekda Selayar Buka Musda MD-Kahmi dengan Agenda Pemilihan Presidium Periode 2020-2025

Sekda Selayar Buka Musda MD-Kahmi dengan Agenda Pemilihan Presidium Periode 2020-2025

Jumat, 14 Februari 2020, 17:23 WITA

 

RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID, SELAYAR – Musyawarah Daerah (Musda) II Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD-KAHMI) Kabupaten Kepulauan Selayar, berlangsung di Aula Gedung Sanggar PKK, Jumat (14/2/2020).

Agenda Musda ini adalah pemilihan Pemilihan presidium KAHMI periode 2020-2025.

Musda yang bertemakan Masa Depan Selayar Dalam Perspektif KAHMI, dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si.

Hadir mantan Bupati Selayar Drs. H. M. Akib Patta, pengurus majelis wilayah KAHMI Sulsel Dr. Ir. Bahrianto Bahtiar, M. Si., anggota Forkopimda, serta para pengurus majelis wilayah Kahmi Kabupaten Kepulauan Selayar.

Sekda mengatakan dalam AD ART Kahmi pasal 4 disebutkan bahwa Kahmi adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat independen, kecendikiaan dan kekeluargaan. Dalam AD ART ini, sekda mempertegas kembali soal independen. Menurutnya independen itu adalah ruh dari Kahmi itu sendiri.

“Kalau sudah memasuki dukung mendukung berarti kita sudah keliru. Ini akan membuat organisasi kita akan lemah. Oleh karenanya independen itu harus dipertahankan kalau mau organisasi ini eksis ke depannya,” ujar Marjani Sultan.

Marjani Sultan juga mengatakan bahwa tujuan dari Kahmi itu adalah terwujudnya cendikiawan muslim yang mampu menjalin hubungan kemitraan dengan berbagai pihak dalam rangka perjuangan mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang diridhoi oleh Allah SWT.

“Jadi kalau kita membuat program, jangan keluar dari tujuan Kahmi, agar mudah merealisasikannya,” ucapnya.

Terkait dengan pemilihan ketua Kahmi, Sekda menyarankan agar memilih alumni yang masih muda. Sementara yang senior katanya akan membackup semua program dalam kepengurusan yang baru.

Hingga berita ini diturunkan musda II Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam masih sementara berlangsung. (IM)