Radar Selatan

Bulukumba

Tes Wawancara Cakades Bonto Lohe, Lili Hartono Paling Kuasai Materi 

Tim penguji pada tes wawancara cakades Bontolohe
BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Sebanyak tujuh bakal calon kepala desa (Cakades) Desa Bonto Lohe, Kecamatan Rilau Ale, telah menjalani wawancara. Proses tersebut merupakan tindak lanjut tahapan pencalonan kades.
Ketujuh bakal calon desa tersebut adalah, A Harianti  yang juga incumbent, Lili Hartono, A Darwis, Gandi, A Adli Amri, A Ilman dan Muh Asaf.
Pantauan RADAR SELATAN proses wawancara itu sendiri berlangsung sekitar pukul 09.30 wita di Aula PMD Bulukumba, dan berakhir sekitar pukul 16.00 wita. Sebanyak tujuh calon secara bergantian melakukan wawancara yang di saksikan langsung Panitia panjaringan Cakades Bonto Lohe  dan BPD Desa Bonto Lohe.
Dalam tes itu, A Harianti yang juga sebagai Cakades Incumbent menjadi calon yang pertama menjalani serangkaian wawancara kemudian dilanjutkan secara berturut- turut, Gandi, Andi Darwis, selanjutnya A Adli,  Lili Hartono, A  Ilman dan Muh Asaf.
Setidaknya setiap bakal calon kepala desa menjalani wawancara  sekitar 30 menit lamanya untuk menjawab pertanyaan para tim wawancara yang terdiri dari sejumlah unsur diantaranya, Kadis PMD, Inspektorat, Camat Rilau Ale, Bappeda, BPKD dan Akademisi.
Meski seluruh Bakal cakades Bonto Lohe memberikan penampilan terbaiknya untuk menjawab pertanyaan dari para tim wawancara, dari pantauan RADAR SELATAN, Bakal Calon kepala Desa, Lili Hartono yang paling menguasai materi khususnya pendalaman visi misi, hal itupun dikuatkan dari adanya apresiasi langsung dari salah satu tim wawancara.
Kepala PMD Bulukumba, A Roslina menjelaskan proses wawancara sendiri dilakukan terhadap desa yang memiliki lebih dari lima calon kepala desa. Dari 14 desa sendiri yang akan melaksanakan pimilihan kepala desa di enam kecamatan di Bulukumba, hanya Desa Bonto Lohe yang memiliki 7 bakal calon kepala desa, sehingga harus dilanjutkan dengan tes wawancara.
“Itu sesuai dengan Perbup nomor 20 tahun 2016 dan perda tentang Pilkades. Jadi jumlah calon paling sedikit dua orang dan paling banyak lima orang,”jelasnya.
Sehingga untuk di Desa Bonto Lohe sendiri hanya menyisahkan lima bakal calon dan mengugurkan dua orang berdasarkan hasil tes tertulis yang diakumulasikan dengan nilai wawancara.
“Jadi tes tulis dan wawancara itu diakumulasikan. Karena 7 calon maka yang terendah ke 6 dan 7 itu yang gugur,”katanya.
Berbeda dengan desa yang kandidatnya tidak lebih dari lima calon itu tidak dilakukan tes wawancara namun hanya tes tertulis. “Selanjutnya hasil wawancara akan langsung kita serahkan ke panitia jika hari ini sudah selesai wawancaranya,”jelasnya.
Terpisah, Kepala Bidang Pemerintahan Desa, DPMD Kabupaten Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari mengatakan, Hasil wawancara akan langsung di serahkan ke pihak panitia untuk selanjutnya dilakukan rapat pleno penetapan calon dan pencabutan nomor urut.
“Selanjutnya seluruh cakades akan kita undang untuk melakukan deklarasi pilkades yang damai. Kita berharap penyelenggaraan pesta demokrasi tingkat desa ini berjalan lancar dan tertib,”jelasnya. (faj)

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!