Radar Selatan

Bulukumba

Tipikor Bidik Irigasi Induk Bontonyeleng

TINJAU. Kanit Tipikor Polres Bulukumba Aipda Muh. Ali bersama tim dan kepala dusun, tokoh masyarakat dan pemuda saat meninjau lokasi proyek irigasi yang dilaporkan warga, Rabu, 5 Desember 2018.

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Satuan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bulukumba dipimpin langsung Kanit Tipikor Aipda Muh. Ali bersama penyidik Polres Bulukumba didampingi kepala dusun dan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda meninjau langsung proyek irigasi di Desa Bontonyeleng yang dilaporkan warga.

Kedatangan tim Tipikor Polres Bulukumba itu karena adanya laporan dari masyarakat terkait pekerjaan proyek irigasi induk Desa Bontonyeleng yang dinilai tidak sesuai bestek.

Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan yang dikonfirmasi membenarkan jika anggotanya dari penyidik Tipikor turun meninjau langsung lokasi pekerjaan proyek irigasi untuk memastikan langsung laporan warga.

“Ini masih kita tinjau dulu baru kita lihat realita di lapangan termasuk mengambil keterangan dari beberapa masyarakat termasuk melihat kondisi pekerjaan proyek,” katanya.

Menurut kapolres, pihaknya akan menindak lanjuti keresahan warga tersebut dan akan memanggil pihak rekanan untuk melakukan klarifikasi terkait proyek tersebut.

“Masalah adanya dugaan pelanggaran sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata kapolres.

Sementara itu Kepala Dusun Jokka, Desa Bontonyeleng, Risman mengatakan, dirinya tidak akan menerima hasil pekerjaan proyek tersebut karena dikerjakan asal-asalan karena sudah banyak bagian yang telah rusak.

“Alas bawah irigasi sudah rusak padahal belum genap sebulan selesai dikerjakan,” kata Risman.

Risman meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dugaan pelanggaran pekerjaan proyek tersebut yang menelan anggaran mencapai Rp 4 miliar itu.

Tokoh masyarakat Bontonyeleng, Jasman berterima kasih kepada pihak dari Polres Bulukumba karena cepat respons terkait keresahan warga khususnya kalangan petani di desa tersebut.

“Kami berharap masalah ini tidak hanya sampai disini dan harus diusut tuntas terkait dugaan kerja asal-asalan proyek tersebut,” harap Jasman. (*)

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!