Radar Selatan

Bulukumba

Usai Menganiaya, Oknum Satpol PP Lakukan Pengancaman, Kasatpol: Dimaklumi Jiwa Anak Muda

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID  — Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Alif Akbar mendapat ancaman dari salah seorang oknum Anggota Satpol PP Bulukumba Andi Tri yang juga terduga pelaku penganiayaan terhadap Ardianto.

Ancaman yang dilakukan oleh oknum yang bernama Andi Try ditulis disebuah dinding sosial media Facebook milik Alif. Dimana Andi Tri berkomentar dengan tulisan “Lebih Hati-hati mamiko kalau ada ko lagi nah”.

Berselang beberapa menit kemudian, Andi Tri kembali berkomentar dengan nada “Hidup ka di dunia nda bakalan tenang kalau nda ku dapat ko semua”

Dari cerita Alif Yakusa, dirinya sempat meposting foto rekannya. Foto yang diunggah merupakan korban penganiayaan yang dilakukan oleh sejumlah oknum Satpol PP pada saat penggusuran Pedagang Kaki Lima (PKL).

“Fotonya temanku yang saya posting, karena habis operasi bagian hidung akibat penganiayaan dilakukan oleh Satpol PP saat penggusuran PKL di depan Stadion Bulukumba,” katanya.

Usai memposting foto rekanya yang terbaring lemas di Rumah Sakit, kata Alif, Andi Tri kemudian berkomentar dengan nada ancaman. Namun tak lama komentar tersebut Andi Tri kemudian menghapusnya.

“Tindakannya jelas tidak mencerminkan personil Satpol PP. Harusnya yang ia lakukan minta maaf malah mengancam,”katanya.

Menyikapi hal itu, Kasatpol PP Andi Baso Bintang yang di konfirmasi RADAR SELATAN terkait komentar Andi Try melalui akun Facebooknya yang bernada ancaman, ia mengaku pihaknya telah melakukan peneguran kepada anggotanya.

“Saya mohon maaf, dimaklumi jiwa anak muda, hampir sama semua sudah saya tegur khusus dan keseluruhan pada umumnya,”katanya. (faj.

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!