Beranda Bantaeng 11 Nakes Bantaeng Terpapar Covid-19 Akibat Pasien Tak Jujur

11 Nakes Bantaeng Terpapar Covid-19 Akibat Pasien Tak Jujur

Senin, 6 Juli 2020, 22:00 WITA

BANTAENG, RADAR SELATAN — Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Bantaeng merilis peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Bantaeng. Jumlah warga Bantaeng yang terindikasi positif Corona bertambah. Sebagian besar di antaranya adalah tenaga kesehatan.

Ketua Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Bantaeng, Ilham Azikin mengatakan, dari tiga kasus positif Corona yang ditangani di RSUD Bantaeng, tim gugus tugas melakukan swab test kepada sebanyak 81 tenaga kesehatan. Dari jumlah itu sekitar 12 persen tenaga kesehatan dinyatakan positif Corona.

“Tetapi kami belum bisa menyebut angka pastinya karena kami menunggu angka register dari tim gugus tugas Provinsi dan Pusat,” jelas dia. Informasi yang diperoleh RADAR SELATAN, ada 11 nakes yang terpapar Covid-19.

Ilham mengatakan, pihaknya masih menunggu registrasi dari tim gugus pusat dengan tujuan untuk mempermudah proses pendataan. Selain itu, proses rilis juga harus sesuai petunjuk dari tim gugus pusat berupa angka registrasi pasien.

Karenanya, Ilham mengajak kepada semua warga dan pasien di RSUD Bantaeng untuk senantiasa jujur kepada tenaga kesehatan.

“Kejujuran pasien juga adalah keselamatan untuk Nakes kita,” jelas dia.

Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan, proses tracing kontak terus dilakukan untuk mengecek semua warga yang teridentifikasi. Dia berharap, semua warga yang terkena kontak erat untuk ikut membantu tenaga kesehatan untuk memberikan keterangan yang akurat.

“Ini juga terkait dengan kesadaran kita semua untuk ikut saling menjaga dan melindungi,” kata dia.

Andi Ihsan juga menambahkan, tim gugus tugas sama sekali tidak memiliki niat untuk menyembunyikan informasi. Menurutnya, hal ini dilakukan sesuai dengan petunjuk tim gugus pusat.

“Mohon maaf kami sedikit telat memberikan informasi. Bukan karena kami ingin sembunyikan, tetapi karena kami menunggu konfirmasi dan registrasi tim gugus pusat,” ujarnya.

Dia menambahkan, terpaparnya Nakes di Bantaeng ini sangat erat kaitannya dengan kejujuran pasien. Tindakan yang diambil oleh Nakes tentu sangat erat kaitannya dengan keterangan yang disampaikan oleh pasien.

“Oleh karena itu, kami sangat berharap kesadaran semua pihak untuk memberikan keterangan yang jujur kepada dokter an nakes,” jelas dia.

Dokter yang menangani Covid-19 di Bantaeng, dr Saharuddib menambahkan, pada dasarnya, Covid-19 adalah virus baru yang belum ada obatnya. Oleh karena itu, keterangan pasien adalah salah satu langkah awal untuk menentukan tindakan medis. (sidik)