Dualisme Karang Taruna, Bupati: Semua Sah!

  • Bagikan
Temu Karya Karang Taruna (TKKT) kubu Harmansyah di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Senin, 10 Mei 2022, dihadiri Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf.

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf merespons serius dualisme kepengurusan Karang Taruna di Kabupaten Bulukumba. Ia menegaskan, dua kepengurusan yang ada saat ini dinilai sah.

“Sebagai pembina organisasi, bagi saya semua sah,” tegas Andi Utta sapaan akrab bupati Bulukumba saat dikonfirmasi, Selasa, 10 Mei 2022.

Meski begitu, Andi Utta menegaskan tidak akan mengukuhkan salah satu kubu. Ia pun menawarkan resolusi agar kedua kubu, baik yang diketuai Harmansya maupun Andi Hamzah Pangki yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Dampang melakukan rekonsiliasi.

“Kalau dua versi tidak mungkin bisa kita akomodir semua. Kita kukuhkan kalau sudah bersatu,” tegasnya.

Sebelumnya Pengurus Karang Taruna Bulukumba versi Andi Hamzah Pangki yang beraviliasi dengan kubu Karang Taruna Sulsel yang diketuai Andi Ina Kartika telah menggelar Temu Karya Karang Taruna (TKKT) di Desa Dampang. Disepakati Mahardi sebagai karateker ketua KT Bulukumba kubu Andi Ina Kartika yang juga menjabat Ketua DPRD Provinsi Sulsel.

Sementara pada TKKT kubu Harmansyah yang juga politikus Partai Gerindra yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Senin, 9 Mei 2022, menetapkan H Amri sebagai Ketua Karang Taruna Bulukumba. Pengusaha air mineral kemasan ini terpilih secara aklamasi setelah calon lain memilih mundur sebelum bertarung.

KT yang dipimpin H Amry ini berafiliasi dengan KT versi Harmansyah, di mana KT Harmansyah ini juga KT yang diakui oleh KT tingkat nasional, meski sampai saat ini juga belum dikukuhkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. (ewa/man/b)

  • Bagikan