Polres Bulukumba dan Wahdah Islamiyah Sinergi Edukasi Keamanan Lalu Lintas di SDIT

  • Bagikan
Sosialisasi Kamsel dari Polres Bulukumba di SD IT Wahdah Islamiyah Bulukumba, Senin 24 Februari 2025.

BULUKUMBA, RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID -- Polres Bulukumba melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bekerja sama dengan Wahdah Islamiyah Bulukumba melalui Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Anak dan Remaja (LPPAR) mengadakan program sosialisasi Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) berlalu lintas di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Wahdah Islamiyah Bulukumba pada Senin, 24 Februari 2025.

Foto bersama.

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini kepada para peserta didik.

Kepala Sekolah SDIT Wahdah Islamiyah Bulukumba, Jusman M, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Kasat Lantas Bulukumba beserta jajarannya yang turut memimpin upacara bendera.

"Kami sangat bersyukur dan berbangga atas kedatangan bapak Kasat Lantas Bulukumba bersama jajarannya untuk membersamai kami dan memimpin upacara penaikan bendera di SDIT Wahdah Islamiyah Bulukumba," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian memberikan arahan mengenai bahaya narkoba, pentingnya kedisiplinan, kepatuhan, penghormatan terhadap guru, serta imbauan agar anak-anak tidak menggunakan sepeda listrik dan motor sebelum cukup umur.

"Alhamdulillah, sangat terkesan! anak murid disiplin dan terlihat nuansa islami dari para peserta didik dan guru gurunya, kami disambut dengan hangat," ujar bapak Kasat Lantas.

"Hal ini merupakan salah satu hal yang sangat luar biasa, mengunjungi kami dan memberikan arahan untuk kami (para GTK) dan anak-anak kami (peserta didik) di sekolah kami," tambah Jusman.

Ketua LPPAR Wahdah Islamiyah Bulukumba, Wahidin Nur, S.Pd.I., yang juga merupakan guru di SDIT tersebut, menilai program Kamsel ini sangat positif dalam mencegah terjadinya kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di kalangan anak-anak.

"Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satlantas Polres Bulukumba atas kunjungannya ke sekolah kami, terlebih lagi dihadiri langsung oleh bapak Kasat Lantas," ungkapnya.

Para peserta didik turut bersuka cita atas hadirnya Kasat Lantas ke sekolah mereka. Salah satu siswa, Aditya, mengungkapkan kegembiraannya atas kunjungan tersebut.

"Senang, gembira, karena bapak-bapak polisi datang ke sekolah mengunjungi kami. Mudah-mudahan kami bisa juga menjadi polisi ke depannya," tuturnya dengan antusias.

Pada November 2024, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menginisiasi program Polisi Mengajar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Program ini melibatkan anggota Polri sebagai relawan pengajar untuk membantu menyediakan layanan pendidikan bagi anak-anak di wilayah yang sulit dijangkau.

Kerja sama antara Polres Bulukumba dan LPPAR Wahdah Islamiyah Bulukumba bukanlah hal baru. Sebelumnya, kedua institusi telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang bertujuan untuk menyinkronkan strategi pembinaan dalam menangani sikap dan perilaku anak serta remaja.

Selain itu, program Polisi Sahabat Anak juga telah diluncurkan sebagai upaya mendekatkan polisi dengan anak-anak melalui kegiatan edukatif dan interaktif.

Program ini diharapkan dapat membentuk karakter disiplin dan kepatuhan hukum sejak dini.

LPPAR Wahdah Islamiyah Bulukumba sendiri memiliki berbagai program unggulan, antara lain Program Literasi Al-Qur'an yang telah dilaksanakan di berbagai sekolah, termasuk SMPN 1 Bulukumba, SMPN pulau Liukang Loe, SLBN 1 Bulukumba dan sekolah lainnya.

Program ini bertujuan untuk membumikan literasi Al-Qur'an di kalangan peserta didik dan tenaga pendidik.

Selain itu, LPPAR juga fokus pada pembinaan karakter dan moral, serta penguatan ketahanan keluarga melalui berbagai kegiatan edukatif.

Sinergi antara Polres Bulukumba dan LPPAR Wahdah Islamiyah Bulukumba ini sejalan dengan pandangan Islam yang menekankan pentingnya pendidikan dan pembinaan akhlak sejak dini.

Dengan kolaborasi ini, diharapkan generasi muda Bulukumba dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, disiplin, dan taat hukum, sesuai dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin. ***

Penulis: SumEditor: Haswandi Ashari
  • Bagikan