Jelang Lebaran, Penjual Peci Diserbu Pengunjung

  • Bagikan
Terlihat Takdir saat melayani pembeli.

BULUKUMBA,RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID -- Suara kendaraan yang lalu lalang di  Depan Stadion Mini Bulukumba, menandakan keramaian menjelang hari besar Idul Fitri. Di tengah keramaian tersebut, seorang penjual peci, Takdir  tidak dapat menyembunyikan senyum puas di wajahnya.Dengan gayanya yang sederhana, Takdir telah menjadi salah satu penguasa  peci di Bulukumba  terutama saat bulan Ramadan menjelang lebaran.

Setiap tahun, saat Ramadan tiba, penjualan peci di Bulukumba meningkat pesat. Tahun ini, khususnya, terlihat pertumbuhan pesat di kalangan pengunjung yang berburu peci untuk menyambut hari kemenangan.

“Alhamdulillah, dari awal Ramadan hingga sekarang, banyak pembeli yang datang," Ujar Takdir, sambil menyusun rapi deretan peci beranekaragam.

Usahanya tidak hanya menjual peci, tetapi juga menciptakan momen indah di mana orang-orang dapat merayakan tradisi menjelang Idul Fitri. Dari peci tradisional hingga desain modern, setiap jemari pengunjung tampak antusias saat mencoba berbagai model.

Momen membeli peci ini tidak sekadar transaksi perdagangan, bagi banyak orang, ini adalah ritual tahunan yang mendekatkan mereka dengan budaya dan agama. Saat pengunjung memilih peci, Takdir tak segan memberikan penjelasan  peci yang ia jual.

"saya percaya, peci adalah bagian dari identitas kita sebagai umat Muslim. Setiap orang memiliki karakter tersendiri saat memakai peci," jelasnya.

Sebagai penjual, Takdir tidak segan memberikan kelebihan dengan harga terjangkau dan mengutamakan kepuasan pelanggan. Ia mengaku, meskipun Ramadan menjadi masa yang padat, ia tetap berkomitmen memberi pelayanan terbaik.

"kepuasan pelanggan adalah prioritas utama saya," jelasnya.

Kemeriahan menyambut Idul Fitri pun semakin terasa di depan Stadion Mini Bulukumba, di bulan penuh berkah ini, satu hal yang pasti Takdir dan peci-pecinya telah menjadi bagian tak terpisahkan dari persiapan lebaran masyarakat Bulukumba, mengantarkan harapan baru menuju kemenangan di hari yang fitri. (****)

Penulis: Fitriani SalwarEditor: Haswandi
  • Bagikan