Laporan : Fitriani Salwar
Selasa, 25 Maret 2025, menjadi hari yang penuh haru bagi ratusan tukang becak di Kabupaten Bulukumba. Dengan penuh semangat, mereka memadati kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat, untuk menerima zakat fitrah yang disalurkan sebagai bentuk perhatian di penghujung bulan Ramadan.
Kehadiran para tukang becak ini disambut dengan hangat oleh petugas Baznas, yang turut merasakan suka cita menyambut hari raya Idul Fitri. Proses penyaluran zakat fitrah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi pekerja sektor informal yang umumnya bergantung pada pendapatan harian.
Kamaruddin Hambali, Ketua Baznas Bulukumba, menjelaskan bahwa zakat fitrah menjadi salah satu bentuk kepedulian yang penting bagi mereka yang membutuhkan.
"Ini merupakan wujud kepedulian kami untuk membantu warga yang berprofesi sebagai tukang becak. Mereka adalah bagian dari masyarakat yang terkadang terlupakan dalam program bantuan sosial," tuturnya.
Salah seorang tukang becak, Daeng Juma', tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan harunya.
"Alhamdulillah, sangat membantu untuk persiapan Idul Fitri nanti. Kami memang tidak punya penghasilan tetap, jadi ini sangat berarti bagi kami,"ungkapnya dengan mata berbinar.
Penyaluran zakat ini bukan hanya sekadar bantuan, melainkan sebuah harapan bagi tukang becak dan keluarganya untuk merayakan momen spesial Idul Fitri dengan lebih bahagia dan bersemangat. Di hari yang penuh berkah ini, Baznas Bulukumba menunjukkan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan program-program sosial mereka, agar lebih banyak masyarakat yang merasakannya.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa dalam setiap detak kehidupan, kita seyogianya saling mendukung dan berbagi, terutama kepada mereka yang berada di garis terdepan dalam keberlangsungan hidup sehari-hari. Dengan setiap zakat yang diberikan, ada harapan baru yang tumbuh di tengah masyarakat, menjaga semangat persaudaraan di bulan suci ini. (***)