Radar Selatan

Politik

Andi Mariattang Perjuangkan Pengukuran Tanah Gratis

MASUK PANJA. Masuk dalam Panitia Kerja RUU Pertanahan,  Andi Mariattang janji akan perjuangkan tanah rakyat.  Termasuk pengukuran yang dibiayai negara alias gratis.

* Masuk Panja RUU Pertanahan

RADARSELATAN.FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Andi Mariattang, anggota Komisi II DPR RI menjelaskan sekarang dirinya bersama anggota DPR RI lain yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Panja) RUU Pertanahan sedang fokus memperjuangkan biaya pendaftaran dan pengukuran tanah warga akan ditanggung negara alias gratis.

“Mohon doa dan dukungan warga semua semoga ini bisa sukses,” ujar Andi Mariattang saat kunjungan reses di Dusun Limbua, Desa Jojjolo, Kabupaten Bulukumba, Minggu, 17 Februari 2019.

Di hadapan ratusan warga, Andi Mariattang mengaku bangga dan bersyukur karena terpilih masuk dalam kelompok kerja (Panja) RUU Pertanahan.

“Perlu diketahui, tidak semua anggota DPR berkesempatan masuk panja membahas langsung RUU ini. Sehingga saya harus benar-benar maksimalkan peluang ini untuk memperjuangkan nasib rakyat melalui UU,” ujarnya.

Dijelaskan ada beberapa alasan RUU Pertanahan mendesak ditetapkan. Pertama UU Pertanahan yang ada sudah terlalu lama dan sudah tidak adaptif dengan kondisi sekarang,  masih banyak adopsi dari produk Belanda.

Kedua, dengan adanya rancangan UU yang ada sekarang setidaknya diharapkan memberi solusi atas persoalan pertanahan.

Menurutnya, setidaknya dari banyak masalah yang diatur dalam RUU tersebut, pihaknya memastikan ada tiga isu  penting yang sudah disetujui diatur dalam RUU Pertanahan. Yakni adanya jaminan oleh negara untuk melakukan pengukuran secara gratis bagi tanah warga tanpa kecuali. Bahkan dalam RUU ini, diikat batasan waktu pemerintah melalui pertanahan harus menyelesaikan masa pengukuran tanah paling lambat 10 tahun setelah UU ini ditetapkan dan segala biaya dibebankan ke APBN.

“Kami di Panja Komisi II DPR RI berjuang betul dan sudah disetujui biaya pengukuran tanah ditanggung negara melalui APBN,” ujar Mariattang.

Klausul lain lanjut Andi Mari demikian biasa disapa,  dalam RUU ini juga akan diatur pengadilan khusus pertanahan. Hal ini penting mengingat keluhan warga selama ini yang berperkara tanah selalu trauma isu mafia peradilan. Maka dengan pengadilan khusus pertanahan diharap bisa menjadi solusi.

Isu lain juga diatur ada dikenal istilah TORA yakni Tanah Objek Reformasi Agraria. Ini dikhusus tanah negara yang HGU-nya tidak diperpanjang lagi izin HGU-nya. Atau tanah tumbuh dan lain sebagainya.

“Dalam RUU tersebut diatur akan dimanfaatkan dan bagikan kepada orang miskin. Warga yang belum punya lahan. Siapa saja memenuhi kriteria. Mantan karyawan di perusahaan, buruh bahkan saya mendorong termasuk para Da’i,” ujarnya.

Bagi warga Jojjolo, kehadiran Andi Mariattang di daerah ini sebuah kebanggaan. Apalagi Andi Mari bukan orang lain, melainkan adalah keluarga besar di sana.

Mereka berharap dengan duduknya Andi Mariattang di DPR RI menjadikan harapan besar untuk bisa membantu  memperjuangkan aspirasi warga selama ini. Termasuk soal sertifikasi tanah yang diakuinya selama ini masih menjadi persoalan di masyarakat. Selain biaya yang mahal juga pelayanan yang berbelit-belit tanpa ada kepastian waktu penyelesaiannya.

Selain pertanahan, juga masalah infrastruktur jalanan yang sejak zaman merdeka hingga sekarang belum diaspal.

Di hadapan ratusan warga, Andi Mariattang mengaku akan bekerja maksimal memperjuangkan daerah ini. Namun seperti yang dilakukan selama ini prinsipnya tidak ingin berjanji.

Namun sebagai orang yang selama ini sudah banyak merasakan betul persoalan masyarakat di daerah ini maka pastinya tentu diminta atau tidak diminta akan diperjuangkan maksimal.

“Saya juga akan berkoordinasi dengan Bu desa untuk data potensi desanya termasuk hasil musrenbang yang sudah ada. Saya akan liat peluang di pusat yang bisa diperjuangkan,” ujarnya.

Selain Limbua, Andi Mariattang juga sempat berkunjung dan bertatap muka warga Dusun Kalakaya Jojjolo, juga Desa Ballasaraja dan Desa Barugae Bulukumpa. (rls)

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!