Andi Seto Kumpulkan Camat, Minta Sirkulasi Pendatang Dideteksi

 

SINJAI, RADAR SELATAN — Pasca mengumumkan tujuh pasien positif coronavirus disease 2019 (Covid-19), Gugus Tugas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai langsung melakukan langkah cepat dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama unsur Forkopimda guna mengambil tindakan tepat memutus rantai penyebaran.

Rapat Koordinasi via video conference itu berlangsung di Hotel Sinjai yang di pimpin langsung oleh Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) diikuti para Camat se-Kabupaten Sinjai, Jumat malam 1 Mei 2020.

Dalam arahannya kepada Para Camat, Andi Seto meminta agar sirkulasi pendatang dapat terdeteksi secara dini. Khususnya bagi masyarakat yang pernah kontak langsung dengan pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

Oleh karena itu, koordinasi dengan instansi terkait dan para Camat sangat dibutuhkan untuk melakukan pelacakan terhadap orang yang telah kontak terhadap pasien positif corono.

“Kami harap untuk membantu petugas kesehatan untuk melakukan tracing (penelusuran kontak, red) khusunya bagi warga yang pernah kontak dengan pasien,” tandas Bupati ASA.

Yang terpenting kata dia, bagaimana juga melakukan edukasi kepada masyarakat dan terkhusus kepada keluarga dekat pasien.

“Penting untuk dilakukan kerja sama terhadap semua elemen untuk melakukan tracing,” ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penananganan Covid-19 itu.

Sementara itu, Camat Sinjai Selatan, Agus Salam melaporkan mengenai beberapa langkah yang telah ditempuh oleh Pemerintah Kecamatan bersama dengan beberapa pihak dalam melakukan penelusuran terhadap warganya yang pernah kontak langsung dengan pasien dan upaya mengedukasi terhadap orang tua dan keluarga pasien.

Pada dasarnya, kata Agus pihaknya siap menjalankan instruksi dari Gugus Tugas Kabupaten dalam melakukan deteksi dini. Termasuk, untuk pembatasan wilayah.

“Kami laporkan bahwa, bersama dengan Pemerintah Desa, Polsek dan Danramil telah melakukan rapat pasca adanya informasi mengenai salah seorang warga Sinjai Selatan yang dinyatakan positif covid-19 dan telah bersepakat untuk bagaimana melakukan pembatasan wilayah,” terang Agus. (mul)