Batuan Bibit Benih 499,98 Ton

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba pada musim panen April hingga September yakni 499,98 ton. Benih tersebut diantarannya produksi dari potensi pertanian di Kabupaten Bulukumba.

Kabid Tanaman Pangan, Sudirman menguraikan, bantuan benih tersebut berupa padi sebanyak 352 ton, Jagung hibrida 133 ton, Kedelai 3, 375 ton, Kacang Hijau 2,5 ton, dan Kacang tanah 9,2 ton. Bantuan tersebut bersumber dari Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Provinsi Sulsel. Mekanisme penyalurannya melalui pengajuan CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) sesuai program pusat dan provinsi.

“Bantuan bibit ini kita terima berupa barang sesuai dengan permintaan. Kemudian kita salurkan secara bertahap,” jelasnya.

Bantuan bibit tersebut, lanjut Sudirman diantaranya hasil penangkaran dari Bulukumba seperti padi dan kacang tanah. Produksi bibit benih padi dalam setahun bisa mencapai 2.000 ton dari hasil 24 penangkaran yang ada di Kecamatan Gantarang, Rilau Ale, Bulukumpa, Ujung Loe dan Kajang. Dari produksi benih tersebut, hanya sekitar 30 persen yang bisa terdistribusi untuk kegiatan di Bulukumba dan 70 didistribusi keluar daerah, termasuk ke Sulbar dan Sultra.

“Agar Bulukumba tidak kekurangan benih, kami memperketat untuk tidak mendroping benih keluar daerah secara besar-besaran,” ungkapnya.

Produksi bibit kacang tanah Bulukumba dari Bontotiro merupakan program pengembangan dari pusat. Luas perkebunan mencapai 15 hektare dengan 1,8 ton bibit.

Musim tanam September 2020 bantuan pusat pengembangan kacang tanah seluas 100 hektare estimasi kebutuhan 12 ton.

“Semua benihnya akan diambil dari yang saat ini kita tanam di perkebunan seluas 15 hektare. Benih kacang selama ini banyak juga yang keluar daerah tapi masih menggunakan juga bendera orang luar, sama seperti benih padi,” katanya. (jar/has/