Radar Selatan

Bulukumba

Bulukumba Status KLB

* Pasien Positif Covid-19 Dirujuk ke Makassar

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Pasien rujukan yang masuk dalam daftar PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Muh. Ibrahim Syarif (3) tahun meninggal dunia, Rabu, 25 Maret 2020 sekira pukul 22.00 wita. Hasil pemeriksaan negatif, namun ibunya, Nur Fitriani (27) tahun positif dan tengah ditangani di RS Wahidin Makassar.

Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr. Wahyuni melalui rilis satuan tugas Covid 19 Bulukumba menjelaskan, PDP tersebut rujukan yang diisolasi di RS Wahidin selama delapan hari sampai akhirnya meninggal dunia.

Almarhum yang sebelumnya didiagnosa menderita busung lapar atau gizi buruk dan dugaan tumor perut karena terjadi pembengkakan. Jenazahnya telah dikebumikan di kampung halamannya di Desa Bontomasila, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

“Ibrahim memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia. Kembali dari Malaysia, almarhum diidentifikasi oleh petugas Dinas Kesehatan Bulukumba mengalami gizi buruk dan penyakit klinis yang dicurigai sebagai ciri-ciri Corona, akhirnya dirujuk ke Makassar,” jelasnya.

Jubir Satuan Tugas Covid 19, Daud Kahal menjelaskan, setelah ibu almarhum diidentifikasi positif, Bupati Bulukumba langsung perintahkan untuk dirujuk ke RS Wahidin. Saat ini disiapkan Bulukumba sebagai status siaga bencana dan akan dievaluasi perkembangannya dari situasi dan sikon yang berkembang.

“Akan ada kebijakan susulan terkait penetapan status ini. Ibunya positif, status Bulukumba KLB (Kejadian Luar Biasa),” katanya.

Sekadar diketahui, Ibrahim Syarif merupakan pendatang dari Serawak, Malaysia bersama kedua orang tuanya, Nur Fitriani dan Riswan. Mereka kembali ke kampung halaman karena sakit yang diderita Ibrahim, mengingat sebagai TKI ilegal dan tidak punya identitas, sehingga sulit mendapatkan perawatan medis.

Ibrahim diketahui menderita pembengkakan perut sejak dua bulan lalu. (*)

REPORTER: ANJAR SUMYANA MASIGA
EDITOR: HASWANDI ASHARI

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!