Bupati Bantaeng: Diklatpim Jangan Hanya Formalitas

by
BUKA DIKLATPIM. Bupati Ilham Azikin (tengah) saat Diklatpim III di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Jumat, 18 Juli 2019.

BANTAENG, RADAR SELATAN — Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar Diklat Kepemimpinan III di ruang pola kantor Bupati Bantaeng, Jumat, 18 Juli 2019. Bupati Bantaeng, Ilham Azikin membuka Diklatpim III tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin menyebut jika Diklatpim III ini bukanlah sebuah formalitas untuk mendapatkan promosi jabatan.

Menurutnya, Diklatpim III ini adalah sebuah upaya yang dilakukan untuk upgrading kompetensi pejabat. Tujuannya, untuk memantau seperti apa kompetensi yang dimiliki peserta Diklatpim.
“Ini bukan bagian proses formalistik untuk promosi jabatan. Ini adalah ruang untuk kami memantau sejauh apa kompetensi peserta,” jelas dia.
Dia berharap semua peserta yang mengikuti Diklatpim III ini bisa melaksanakan kegiatan itu dengan sungguh-sungguh. Menurut dia, Diklatpim ini adalah salah satu proses untuk membentuk kepemimpinan seseorang.

“Sekarang ini, kita tidak bisa bergantung dengan logo dan simbol yang melekat pada kita untuk menjadi pemimpin. Kepemimpinan itu dibentuk oleh sebuah proses yang ada. Salah satunya adalah proses Diklatpim ini,” jelas dia.

Dia menambahkan, sebagai seorang pemimpin, peserta Diklatpim juga diajak untuk meningkatkan kepekaan. Kepekaan ini diharapkan bisa menjadi titik awal untuk inovasi mengatasi masalah yang ada pada masyarakat.
“Era saat ini menuntut leadership yang paripurna. Jangan sampai masyarakat lebih cepat menemu kenali persoalan lalu menyelesaikannya dibanding birokrasi,” jelas dia.

Dia berharap, setelah Diklatpim ini, maka akan terlahir pemimpin-pemimpin baru yang bisa menyelesaikan persoalan dengan cara-cara yang baru. Melalui Diklatpim ini, diharapkan dapat terlahir inovasi-inovasi baru untuk memecahkan persoalan yang muncul dimasyarakat.
“Tidak boleh ada lagi proses penyelesaian masalah yang konvensional. Haru ada daya inovasi di dalamnya. Yang membedakan kita hsri ini dengan 10 tahun yang lalu adalah proses percepatan penyelesaian masalah,” jelas dia.

Kegiatan Dilkatpim III ini digelar berkat kerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan. Ilham Azikin juga menitip pesan kepada BPSDM untuk melakukan proses Diklatpim ini secara ketat.
“Kita titip peserta ini, kita berharap ini dilaksanakan sesuai regulasi. Tidak ada proses tawar-menawar dalam kegiatan ini,” jelas dia.

Kepala BPSDM Sulsel, Imran Jausi mengatakan, Diklatpim III ini adalah salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk peningkatan SDM aparatur demi pencapaian visi dan misi pemerintah. Dia mengatakan, eselon III adalah sebuah tulang punggung pemerintahan. Oleh karena itu, proses seleksi harus dilakukan dengan cukup ketat.

“Jika ingin memotret dari bekalang seperti apa pemerintahan, apakah bengkok atau lurus, maka bisa melihat tulang punggungnya. Apakah lurus atau bengkok, itu bisa terlihat dari pejabat eselon III nya,” jelas doa.

Dia menambahkan, definisi kepemimpinan adalah sebuah kemampuan untuk memberikan pengaruh dengan tujuan untuk pembelajaran. Dengan begitu, melalui Diklatpim III ini, diharapkan bisa terlahir pemimpin-pemimpin baru di Bantaeng. (sid/has)

Loading...