Radar Selatan

Bulukumba

Cegah Korona, Destinasi Wisata Dibatasi, Retribusi dihentikan

* Bira jadi Sampel Pembatasan
* Pungutan Retribusi Dihentikan
REPORTER: ANJAR SUMYANA MASIGA
EDITOR: HASWANDI ASHARI
BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Pemerintah mengeluarkan surat pemberitahuan untuk pemberhentian sementara penarikan retribusi pintu masuk kawasan wisata Bira sebagai sampel untuk pembatasan kunjungan seluruh lokasi wisata. Hal itu menindaklanjuti hasil rapat forkopimda dan pimpinan OPD pada 18 Maret lalu terkait pencegahan penularan covid-19.
Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mengatakan, penghentian retribusi merujuk pada edaran bupati nomor 188.6/781/PEM per 17 Maret 2020 perihal tindak lanjut pencegahan penularan Covid-19 dan juga hasil rapat bersama terkait pencegahan penularan penyakit tersebut di tempat-tempat umum khususnya di kawasan wisata.
“Maka dilakukan pembatasan pengunjung sekaligus pemberhentian sementara penarikan retribusi pintu masuk yang berlaku sejak 21 Maret akan dilakukan evaluasi sesuai dengan penyebaran covid 19,” ujarnya.
Kadis Pariwisata Bulukumba, Ali Saleng mengatakan, pembatasan kunjungan Bira menjadi sinyal untuk lokasi wisata lainnya di Bulukumba.
Langkah pencegahan itu berjalan dengan baik berkat koordinasi bersama Polsek Bontobahari, pemerintah desa setempat, pemerintah kecamatan dan kelompok pemuda.
“Kita harus paham prosesnya ini bahwa tindakan pencegahan diperlukan dan karena corona sudah menjadi pandemi harus kita perangi bersama,” katanya.
Kapolsek Bontobahari, AKP Andi Akbar Munir mengatakan, pihaknya telah melakukan imbauan keliling, terkhusus di kawasan wisata Bira untuk meneruskan informasi pencegahan covid-19. Kami sampaikan agar masyarakat membatasi interaksi dengan banyak orang. Hasilnya pembatasan wisata berjalan kondusif.
“Harapan kita seluruh masyarakat dapat memahami dan berkontribusi dalam mencegah penularan virus corona khususx di kawasan wisata Pantai Tanjung Bira ini,” harapnya. (*)
To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!