Dampak Corona di Gowa , 373 Karyawan Dirumahkan dan 44 di PHK

 

GOWA, RADAR SELATAN — Sebanyak 373 karyawan yang bekerja di Gowa dirumahkan dan 44 terpaksa di PHK (Pemberhentian Hak Kerja) oleh perusahaan karena dampak pandemi Corona atau Covid-19.

Data karyawan yang dirumahkan dan di PHK oleh perusahaan di Gowa karena dampak Corona ini diketahui berdasarkan data dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Gowa.

“Itu data karyawan yang dirumahkan dan di PHK selama pandemi Corona di kabupaten Gowa,” kata Kepala Dinas Disnakertrans Kabupaten Gowa, Salehuddin kepada Radar Selatan, Selasa 12 Mei 2020.

Salehuddin menyebutkan, data para karyawan yang dirumahkan dan di PHK ini sudah dilaporkan kepada Pemprov Sulsel untuk diserahkan ke pusat.

Hal ini dilakukan Disnakertrans Gowa sebagai langkah antisipasi nasib para karyawan yang terdampak virus Corona tersebut.

“Sejak awal terindikasi virus Corona di Gowa kita sudah antisipasi karyawan yang dirumahkan dan di PHK,” ungkapnya.

Karyawan yang di PHK ini kata Salehuddin, diprioritaskan untuk menerima kartu pra kerja berdasarkan kebijakan Kemenaker.

Sementara untuk karyawan yang dirumahkan, hanya istirahat sementara dan tetap di gaji.

“Iya tetap di gaji sesuai kesepakatan karyawan dan perusahaan. Dan masih berpeluang masuk kerja lagi,” pungkasnya. (*) Hendra.