Radar Selatan

Bulukumba

Dari Kopel Hingga Penyelenggara, Ini Alasan Irfan Salassa Tarung Di Pileg 2019

BULUKUMBA, RADAR SELATAN.CO.ID — Sejumlah figur tentu memiliki alasan berbeda maju sebagai Calon anggota legislatif, tak terkecuali Irfan atau yang akrab disapa irfan Salassa.

Pernah bergabung di LSM Komite Pemantau Legislatif 2008-2012 wilayah Kabupaten Bulukumba- Bantaeng pada posisi assisten field officer, ia melihat peranan yang ditampilkan para wakil rakyat belum sepenuhnya berorientasi pada tugas dan fungsi kedewanan.

“Merasa jengah dengan kondisi politik lokal, dan rasa tak nyaman akan gempita suasana politik di Bulukumba dan hanya menjadi penonton dari sisi tepi panggung politik.  Kondisi inilah yang memantik keinginan saya untuk terjun ke politik, “jelasnya.

Sebelum memantapkan langkah menjadi calon anggota DPRD, awalnya ia bergabung ke PDI-P selama dua bulan, namun akhirnya ia pun memutuskan untuk bergabung dengan Partai Demokrat yang saat ini ia kendarai  di posisi nomor urut 11 Dapil Bulukumba 1 (Ujung Bulu, Ujung Loe,Bonto Bahari).

“Dengan satu misi “Kembalikan Moral Dewan Perwakilan Rakyat”. Menurut pandangan saya DPRD, disitulah roh pemerintahan yang sesungguhnya, dengan tugas pokok dan fungsi jelas, yang melekat 24 jam,selama 60 bulan masa jabatannya,”paparnya.

Sebagai penyelenggara pemerintahan tentu menjadi harapan rakyat yang bekerja dibawa sumpah, dengan sikap idealis dan komitmen tinggi serta integritas diri sebagai taruhannya. “Jika saya terpilih, dan dalam perjalanan ada hal yang melenceng dari tugas kedewanan maka saya berani mengambil resiko dan jalan berbeda,”ujarnya.

 

Terakhir, untuk mencapai cita-cita ideal dalam melahirkan demokrasi. Diakui ada sejumlah tantangan dan penyakit yang kerap muncul dalam ajang lima tahunan tersebut yakni politik uang. Menurutnya pelaku politik uang adalah mereka yang bermental lemah dan orang yang tidak percaya diri sekaligus tak mampu mengaktualkan potensi diri .

“Ini memang tantangan ditengah kondisi Masyarakat pragmatis. Harus diakui hampir mereka yang terpilih di pemilu-pemilu sebelumnya dipenuhi dengan pelaku politik uang. Saya mengajak kepada kita semua baik caleg maupun masyarakat pemilih untuk menjunjung tinggi segala norma demi terwujudnya pemilu yang berintegritas dan berkualitas, setidaknya sepadan dengan calon yang terpilih kemudian,”ajaknya.

Berikut Pengalaman Pekerjaan

– Guide (pemandu wisata) 1991-1995.
– Pelaut 1995-2007.
– Panwascam Pilgub Sul-Sel 2007.
– PPK Bulukumpa Pileg / Pilpres 2009.
– PPK Ujung Bulu Pilkada Bupati Bulukumba 2010.
– PPK Ujung Bulu Pilgub 2012.
– PPK Ujung Bulu Pileg / Pilpres 2013..(undur Diri).
– LSM KOPEL SULAWESI (2008-2012)

Berita Populer

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!