Data Penerima BLT Wajib Dipublikasikan

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Bulukumba meminta pemerintah desa untuk mempublikasikan daftar penerima manfaat BLT (Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa. Hal ini sebagai bentuk transparansi pengelolaan dana desa.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, DPMPD Bulukumba, Andi Mappatunru mengatakan, publikasi tersebut berdasarkan peraturan Bupati nomor 69 tahun 2018 tentang pengelolaa keuangan desa.

“Dalam pasal 2 dijelaskan, keuangan desa dikelola berdasarkan asas transparan, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran, serta mengenai perubahan prioritas penggunaan dana desa tahun 2020,” katanya, Rabu, 27 Mei 2020.

Sehingga lanjut Andi Mappatunru, pemerintah desa diwajibkan untuk lebih transparan dalam pengelolaan keuangan desa, salah satunya dengan memasang baliho transparansi daftar penerima manfaat BLT dana desa.

“Pemasangan tersebut dilakukan di fasilitas umum yang mudah diakses oleh masyarakat. Pemasangan paling lambat dilakukan tanggal 29 Mei 2020,” tuturnya.

Andi Mappatunru menjelaskan, DPMPD telah mengeluarkan surat edaran kepada pemerintah desa, dalam surat edaran tidak bahas mengenai sanksi.

“Akan tetapi hal itu akan menjadi dasar tuntutan masyarakat kepada pemerintah desa untuk mempublikasikan daftar penerima manfaat,” jelasnya.

Selain itu, hal tersebut juga akan menjadi bahan evaluasi bagi DPMPD apabila sampai dengan batas akhir masih ada desa yang tidak mempublikasikan.

Transparansi penggunaan anggaran BLT DD dari awal sudah dilakukan sebagian pemerintah desa di Bulukumba. Desa Pangalloang misalnya, daftar penerima BLT DD tersebut dipajang di dinding depan kantor desa dengan ukuran besar.

Setiap dusun dibuatkan daftar nama, nomor NIK dan nomor KTP serta alamat dusun penerima. Menurut Kepala Desa Pangalloang, Asdar, pemajangan nama penerima BLT DD tersebut sebagai upaya transparansi bagi warga siapa-siapa yang menerima bantuan.

Pihaknya, lanjut Asdar telah melakukan rapat di tingkat desa untuk menetapkan nama-nama penerima BLT Dana Desa pada tanggal 12 Mei 2020 lalu dengan menghadirkan berbagai unsur, terutama para kepala dusun.

Desa Salassae juga melakukan hal yang sama. Bahkan desa yang terletak di Kecamatan Bulukumpa ini mempublish nama-nama penerima BLT di media sosial facebook.

Terakhir ada Desa Bukit Harapan. Bahkan saking transparannya, daftar penerima BLT Dana Desa dipublikasikan di media cetak berikut dengan gambar atau suasana saat penyerahan bantuan yang dihadiri Camat Gantarang. (ria/has