Delapan Partai Belum Ambil Sikap

BULUKUMBA, RADAR SELATAN — Tahapan Pilkada Bulukumba bakal segera dihelat. Sempat tertunda karena wabah Corona, renacananya tahapan Pilkada dimulai 15 Juni mendatang.

Kendati demikian, hingga kini sejumlah partai masih menggantung rekomendasi. Setidaknya masih ada delapan partai yang belum mengeluarkan rekomendasi untuk usungan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba.

Delapan partai tersebut yakni, PAN, Golkar, Hanura, Berkarya, NasDem, Demokrat, Gerindra dan PKS. Meski masih menggantung, namun kedelapan partai tersebut hampir kesemuanya telah memberikan sinyalmen kepada salah satu figur dan teman koalisi partai.

Dari delapan partai tersebut, juga beberapa diantaranya telah mengeluarkan surat tugas atau rekomendasi sementara, yakni PAN untuk Andi Zulkarnain Pangki, Golkar ke Andi Hamzah Pangki, Hanura surat tugas untuk Hj Hilmiaty Asip, serta surat tugas Gerindra berada di tangan Andi Utta.

Meski masih menggantung rekomendasi, kecenderungan partai untuk berkoalisi sudah mulai nampak, seperti PAN, Gerindra dan PKS. Ketiga partai ini disebut akan berkoalisi dan mengusung Andi Utta sebagai 01. Lalu ada Golkar yang condong akan berkoalisi dengan Demokrat dan Hanura.

Ketua Hanura Bulukumba, Muh. Zabir Ikbal mengatakan hingga saat ini Hanura belum bersikap di Pilkada untuk mengusung kandidat, namun begitu, Hanura tetap memprioritaskan kader.

“Belum, lagian tahapan kan belum jelas apakah akan dimulai tahun ini ataukah ditunda lagi, yang pasti Hanura akan berada di barisan pemenang,” katanya.

Hal yang sama juga diutarakan, Ketua DPD Berkarya Bulukumba, Andi Muttamar, hingga kini partai Barkarya juga belum bersikap di Pilkada, pasalnya, saat ini masih sebatas komunikasi dan penjajakan.

“Belum ada, kita tunggu hasil kajian DPP, kita lihat saja nanti kemana arah Berkarya,” ucapnya.

Sedangkan empat partai lainnya yang sudah menyatakan sikap melalui rekomendasi partai yakni, PKB, PDIP, dan PBB, yang telah secara terang-terangan mendukung Tomy Satria Yulianto dan Andi Makkasau, begitu juga PPP, yang sejak awal telah menyatakan sikap dengan menyerahkan rekomendasi kepada H Askar HL. (faj/has